Apa aku salah ??

Aini Rachmi
Karya Aini Rachmi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 31 Mei 2016
Apa aku salah ??

Sebagian orang yg bekerja diluaran, pada saat akhir bulan seperti ini, tidak sedikit mereka menghabiskan waktu nya lebih lama di kantor.

Begitupun dengan mu, suamiku.

Namun malam ini,

Aku tak seperti biasanya, yg selalu mampu menahan Rasa kantuk ku untuk menunggu mu pulang.. Membukakan pintu rumah..

Kau tau, 2 hari lalu tubuhku sedang tak sehat. Hari ini pun masih dalam masa pemulihan.

Entah bagaimana tadinya..

Aku menemani anak-anak tidur dikamar, dan aku tidak sengaja ikut tertidur pula.

Lalu, mungkin tak lama kau pulang tanpa sepengetahuan ku.

Kau mengetuk pintu sekali.. Dua kali.  Bahkan berkali-kali, namun tak ada sedikitpun rasa sadar pada tubuhku.

Yaa.. Tubuhku hari ini cukup lelah..

Bayangkan saja, anak-anakmu yg paling besar saja baru menginjak 2,5 tahun, dimana pada usia tersebut dia terlihat sangat aktif sekali. Aku harus keluarkan tenaga ekstra untuk mengikuti nya..

Serta anakmu yg baru saja 2.5 bulan yg lalu aku lahirkan melalui operasi, hari ini dia sedang ingin kumanja dengan menggendongnya setiap hari.

Kemudian, aku hanya tertidur sebentar tadi, tanpa mengetahui ternyata kau sudah pulang.

Aku buka kan pintu Rumah, namun tiba-tiba saja.. Aku tak melihat Kau seperti suamiku

Aku melihat kau seperti seekor harimau yg mengaum.. Terlihat sekali kau sangat marah dengan ketidaksengajaan yg aku lakukan malam ini.

Maaf... 

Apa aku salah ?? Dari jam 2 pagi sampai tadi aku baru sempat memejamkan mataku sedikit saja.. Tak lebih dari satu jam selama menunggu mu pulang.

Apa aku salah ?? Aku tertidur, dan memang aku tidak mendengar suara motor mu yg menandakan kau pulang..

Apa aku salah ?? Tubuhku pun butuh istirahat, dan belum sembuh total dr rasa sakitku kemarin.

Lalu ?? Siapa yg peduli padaku, jika kau saja tidak mau menerima kesalahan ku ini..

Aahh.. Sudahlah.

Aku tak peduli bagaimana orang mengerti apa yg aku tulis.

Aku hanya tak kuat menahan tangis.. Dan entah harus pergi kemana disaat hati ku teramat sakit.

Aku hanya mampu pergi ke kamar, tidur dengan anak-anak .. Sejatinya hanya mereka berdua lah penawar hatiku.

Malam ini.. Aku sangat merindukan kedua orangtuaku.

Rabb... Peluk aku :(

 

  • view 133

  • 31 
    31 
    1 tahun yang lalu.
    Tidak salah..
    Bahkan seorang suami harusnya mengerti..
    Sabar aja..sampai reda emosinya, dan ucapkan maaf..
    *jangan lupa sambil kasih kunci pintu..biar besok2 ga nunggu dibukain..
    *maaf ikutan komen