Pesantren Al Ishlahiyah; memiliki metode tersendiri dalam mendidik santri

Sambel Trasi
Karya Sambel Trasi Kategori Agama
dipublikasikan 26 Mei 2016
Pesantren Al Ishlahiyah; memiliki metode tersendiri dalam mendidik santri

Malang - Yayasan Pondok Pesantren Al Ishlahiyah mengelar Ujian Munaqosyah bagi setiap santri lulusan Madrasah Diniyah Al Ishlahiyah pada hari Selasa, 24-27 Mei 2016. Ujian ini hampir seperti Ujian Skripsi di perguruan tinggi, perbedaannya adalah dengan 7 orang penguji sekaligus dan disaksikan oleh orang tua wali santri saat proses sidang kemampuan baca kitab, nahwu, shorof, fiqih, dan lain sebagainya. 

Dalam acara tempo hari itu santri memang benar-benar diuji sejauh mana kemampuannya dalam pemahaman agama, pendidikan semacam ini adalah metode yang paling efektif sebelum santri benar-benar dinyatakan lulus Madrasah Diniyah oleh Pesantren. Selain itu yang paling membedakan dari pendidikan formal adalah ada nilai tentang Akhlak (moral) santri sehari-hari yang benar-benar menjadi penilaian utama, karena moral santri adalah bekal kehidupan nyata untuk santri sampai kapanpun.


Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Ishlahiyah Ibu Nyai Anisah Mahfud; “bahwa pendidikan akhlak merupakan upaya untuk mensinkronkan perilaku manusia (lahir-batin) dengan doktrin agama, sehingga agama benar-benar menjadi way of life bagi penganutnya. Terbangunnya akhlak yang baik inilah yang menjadi tujuan diutusnya Rasulullah SAW. Pesantren adalah wahana pendidikan akhlak yang cukup signifikan karena pesantren merupakan tempat indoktrinasi nilai-nilai agama sekaligus sebagai 'laboratorium' dan 'ruang praktikum' penerapan ilmu yang didapatkan. Keberadaan pengasuh pesantren yang 'satu atap' dan 'fullday monitoring' sangat menentukan keberhasilan pendidikan akhlak di pesantren.


Pesantren Al Ishlahiyah didirikan oleh K.H. Mahfudz Kholil dan Ibu Nyai Hj. Hasbiyah Hamid (Sepupu Pendiri NU: K.H. Wahab Chasbullah) pada tahun 1957, sekarang berusia 69 tahun. Telah melahirkan beberapa tokoh-tokoh besar, diantaranya adalah Ibu Nyai Ucik Nur Hidayati Pengasuh Pondok Pesantren Al Ishlahiyah Pasuruan yang juga Da'i kondang Jawa Timur dan pengisi pengajian tetap di TV9. Dan pada hari jum’at malam 27 Mei 2016 juga berlangsung 1000 hari Almarhumah Ibu Nyai Hj. Hasbiyah Hamid di Rumah Kesepuhan PP Al Ishlahiyah.


Dan kebetulan juga SMK Al Ishlahiyah menjadi salah satu tuan rumah LKS (Lomba Kompetensi Siswa) Nasional yang diselenggarakan di Gedung Cakrawala Universitas Negeri Malang, Mulai tanggal 23-28 Mei 2016. Menurut K.H. Slamet Hariono, M.Pd. “SMK Al Ishlahiyah juga mengerahkan siswa-siswi serta para guru untuk keberlangsungan acara LKS SMK ini, berbagai karya santri memenuhi stand Mutimedia dan Tata Busana pada acara ini” tegas beiau. (AFR)

  • view 186