Tangisan Perpisahan

Achmad Yudiar
Karya Achmad Yudiar Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 September 2016
Tangisan Perpisahan

Tangisan Perpisahan

Roda mobil yang mengantar kami berhenti berputar tepat di are parkir. Aku melangkah dengan gemetar tepat pukul empat sore. Teman-temanku yang lulus beasiswa ke Bandung juga sudah sampai duluan bersama orang tuanya. Odit dan Mamat adalah dua dari lima orang Pemali yang lulus, mereka memilih jurusan seni musik. Terlihat sosok wanita berkerudung menungggu dan duduk di trotoar bandara, merangkul buah hati kecilnya. Ya itu ibuku, bersama adikku. Ia mengantarkan ku tidak dengan mobil bersamaku, ia lebih dulu ke bandara menggunakan motor di antarkan oleh tetangga baikku. Yang aku tau, ibuku ngak mau pakai mobil, karena pasti akan mabuk di perjalanan. Kudekati mereka secara perlahan. Sambil menarik koper ku melangkah dengan perasaan yang tak tentu. Bahagia karena aku akan menimba ilmu di salah satu universitas terbaik di Indonesia, namun aku merasa sedih karena harus meninggalkan keluargaku, terutama ibu dan adikku. Terlihat matanya berbinar-binar, raut muka sedih tak dapat ia palingkan dariku, kutatapi ia dan perlahan air matanya bercucuran, ia mencoba menahan air mata itu, namun apa daya, kasih sayang seorang ibu tak dapat ia sembunyikan karena harus berpisah untuk satu tahun ke depan.

Sebentar lagi aku dan teman-temanku akan terbang, bernaung di atas awan. Boarding pass sudah tiba, aku dan ketiga temanku, Odit, Dodi, dan Mamat saling bersalaman dan berpelukan. Aku memalingkan wajahku ke arah wanita dan anak kecil tadi. Ku lepaskan koperku dan berjalan menuju ke arahnya, ke peluk sekali lagi ibuku, dan ku gendong adik kesayanganku, yang hanya terdiam menatap ibuku yang air matanya tak kunjung berhenti. Sore itu, air mata telah membanjiri pipi kami semua. Kulihat ibuku tak ingin melepas pelukkan dan rangkulan tangannya padaku, adekku Dendra yang masih belia seakan memahami dengan cara ia sendiri, betapa berat dan sedihnya sebuah perpisahan .

 

Minggu, 4 Januari 2015

 

  • view 188