Array
(
    [data] => Array
        (
            [post_id] => 15817
            [type_id] => 1
            [user_id] => 489
            [status_id] => 1
            [category_id] => 76
            [project_id] => 0
            [title] => Untuk Istriku yang Selalu Berbahagia
            [content] => 

Hari ini, tiga tahun lalu, kami menikah. Bahagia, tak percaya, juga ragam drama menjadi jalan dari proses penyatuan. Jauh sebelum itu, drama yang terjadi justru lebih hebat. Kami percaya, jalan terjal yang menghadang sebelum penyatuan sekadar lompatan kehidupan. Toh, kami tetap berhasil menelan waktu.

Kini, tiga tahun sudah waktu terlewat, membekas dalam memori. Semuanya jadi pelajaran tentang kehidupan. Tapi, bukan kemarin yang menjadi lakon utama. Besok, lusa, dan tentang masa depan. Begitu yang coba kami kejar.

Ada banyak impian yang kami guratkan dalam kanvas kehidupan. Semuanya tentang masa depan. Apalagi kami tak lagi sekadar pasangan suami dan istri. Ada putri yang harus kami bimbing dalam jalan kebahagiaan.

Kami sudah punya rencana tentang itu, bahkan jauh sebelum kekasih kecil kami hadir. Muaranya sederhana, petualangan dan kebahagiaan. Sesekali ada perayaan tentang kesedihan, putus asa, atau jalan buntu. Bukankah itu makna kehidupan?

Di antara langgam mimpi, kami tak pernah membuat sekat. Kami, sebagai orangtua, terus berusaha memberi kebebasan. Toh tak ada larangan untuk mengejar mimpi dan masa depan. Pilihlah kehidupanmu, nak, dalam jalan kebahagiaan.

Hidup ini terlalu naif jika hanya diisi dengan kemurungan. Menjelajahlah. Dunia ini milik para penjelajah. Begitu kiranya yang coba kami bentangkan dalam nadimu.

Istriku, ingat, ada rencana yang harus kita tuntaskan. Jalannya pun masih panjang. Berusahalah dan tetap dewasa. Tapi, jangan lupa untuk bersenang-senang.

Kami percaya kamu bisa melangkah, berlari, dengan sesekali beristirahat. Ada banyak dunia dan kehidupan yang belum kita sentuh. Bukankah hidup kita bukan hanya untuk hari ini? Mari kita rayakan waktu penyatuan ini dengan munajat. Rapalan doa, pelukan keluarga, juga senyum akan membuat jalan kita semakin berbahagia.

[slug] => untuk-istriku-yang-selalu-berbahagia [url] => [is_commented] => 1 [tags] => None [thumb] => file_1464872995.JPG [trending_topic] => 0 [trending_comment] => 0 [total_viewer] => 160 [issued] => 0 [author] => Ahmad Reza S [username] => Ahmadreza [avatar] => file_1454005801.jpeg [status_name] => published [category_name] => Catatan Harian [type_name] => article [kode_multiple] => [total_comment] => 0 [total_likes] => 1 [created_at] => 2016-06-02T20:09:55+07:00 [updated_at] => 2018-09-12T16:42:24+07:00 [deleted_at] => ) [process_time] => 31.81854ms [status] => 200 )