Lebih Hebat dari Dedy Corbuzier: Dari Sini Sulap dan Kebusukan Negara Bermula

Pemimpin Bayangan III
Karya Pemimpin Bayangan III Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 22 Februari 2016
Lebih Hebat dari Dedy Corbuzier: Dari Sini Sulap dan Kebusukan Negara Bermula

Cerita sebelumnya di link yang ini.

***

? ? ? ? ? ? Dengan logika terbalik saya kembangkan sendiri streetsmart dan manusia-manusia kunci yang pernah Mulan beri. Merubah ?we must to...? menjadi ?what if? dan ?how to...? hingga saya dapat menjadi seperti yang sekarang ini, yang tahu begitu banyak nyaris tentang apapun dan di manapun.

??????????? Saya tahu bagaimana caranya membuat bocah 4 tahun mampu membaca koran di teras rumah, hanya dengan belajar 1 jam sehari.

Dengan metode yang sama saya juga mampu untuk membuat kakaknya yang berusia 5 tahun, menjadi lebih pintar dari tetangganya yang kelas 2 SD, atau pada bidang-bidang tertentu bahkan jauh lebih cerdas dari tantenya yang SMP.

??????????? Saya tahu bagaimana merubah sekumpulan mahasiswa baru dan atau buruh pabrik yang katanya tak terdidik, menjadi pengusaha yang bebas finansial tanpa mereka perlu repot-repot berkecimpung di dalamnya.

Saya tahu bagaimana cara membuat seseorang memiliki berpuluh-puluh kartu kredit dari berbagai macam bank, personal loan, bahkan juga menjadi pemilik ?bank? dengan level tertentu, tak peduli jika misalnya seseorang itu cuma pekerja informal atau bahkan pengangguran sekalipun!

Dan saya juga tahu bagaimana merubah pengontrak rumah menjadi kontraktor rumah, memiliki bisnis tanpa tempat usaha, perusahaan tanpa kantor, atau sekedar bermain aman dalam bisnis yang paling tahan terhadap krisis.

??????????? Saya tahu semuanya, dan telah membuktikannya bersama ribuan siswa saya dan lebih banyak lagi orang yang pernah berinteraksi dengan saya.

Saya tahu semuanya. Terlalu banyak tahu hingga saya khawatir hanya memiliki 2 yang saya tidak tahu: tidak tahu diri dan tidak tahu malu. Terlalu banyak tahu hingga seringkali saya merasa lebih hebat dari Dedi Corbuzier. Bukankah Dedi cuma mampu menyulap dengan trik khusus, di panggung yang cuma hiburan? Sementara saya mampu menyulap tanpa trik apapun, dengan kehidupan sebagai panggung saya!

??????????? Saya tahu semuanya, juga tahu bahwa banyak orang yang mampu untuk melakukannya. Hanya dengan teman yang tepat? Tentu lebih dari sekedar itu, yang kembali akan saya bagi dalam tulisan saya selanjutnya.

??????????? Dan saya juga tahu bahwa saya akan sangat menyesal karena pernah mengabaikan Mulan, saat suatu hari datang dan meminta untuk saya nikahi.

Bukan karena rupiah mengingat 3.200 USD yang ada di rekening saya saat itu tentu lebih dari cukup buat saya menikah dengan dia: Cuma dengan menjentikkan jari dan bersiul-siul di kamar mandi. Melainkan karena saya mencintai dan menyayangi Mulan: Dengan amat terlalu! Dan tak ingin situasi bisnis saya yang tengah memburuk saat itu turut dirasakan Mulan. Karena buat Mulan, saya cuma ingin yang paling sempurna, yang sayangnya tak pernah bisa saya berikan pada Mulan.

??????????? Dan setelah lebih dari ribuan hari, saya mulai berpikir bahwa jauh di dalam diri saya, ternyata saya tidak pernah ingin masuk UI, jadi sufi, atau mengalami berbagai kehidupan aneh yang pernah saya jalani. Karena saya, ternyata, pada akhirnya cuma ingin menjadi Si Bay ga penting yang bisa bersama dengan orang terdekat saya. Cuma ingin jadi orang yang mungkin hanya akan mati karena tua dan bosan, setelah sebelumnya beranak-pinak seperti marmut... (Bersambung ke memoar #8).

?

?

Dunia Aneh Si Bay?#7, ThornVille-inspirasi.co.

*Link sebelumnya:?Uang Bukanlah Prasyarat Utama Saat Mampu Memanfaatkan yang Kita Punya: Secara Cerdas!

  • view 122