Cewek Nakal Bertampang Binal yang Senang Mangkal?

Pemimpin Bayangan III
Karya Pemimpin Bayangan III Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 21 Februari 2016
Cewek Nakal Bertampang Binal yang Senang Mangkal?

Cerita sebelumnya di link yang ini.

***

Tak berhenti sampai disitu, teman wanita saya yang berbeda lagi kembali membuat saya bingung, ketika saya katakan bahwa keperawanan bukanlah satu-satunya tolok ukur dalam menilai seorang wanita.

Alangkah naifnya, meletakkan beban keagungan seorang wanita hanya berdasarkan selaput tipis itu? Selaput yang bisa saja robek karena terlalu aktif bergerak, olahraga, atau mungkin karena diperkosa serta jutaan sebab lainnya yang hanya Tuhan dan mereka sendirilah yang tahu.

Tahukah kau apa yang dilakukan teman wanita itu usai mendengar omong-kosong saya? Menangis!!! Yang seketika menimbulkan kepanikan dalam diri saya antara ingin memeluk dan menenangkannya, atau justru menendang pantatnya karena menjadikan saya terdakwa di stasiun yang ramai calon penumpang!

Jangan kau duga bahwa wanita yang berbicara dengan saya tentang segala macam selaput dara, tampon atau keperawanan itu adalah cewek-cewek nakal bertampang binal yang senang mangkal. Juga jangan kau sangka mereka membicarakannya sambil menyingkapkan sebagian rok yang dikenakan, atau duduk mengangkang serta dengan gerakan bahu yang maju-mundur menggoda.

Seringkali justru merekalah cewek-cewek paling positif yang pernah saya kenal.

Seseorang dari mereka saya kenal secara pribadi sejak usia sangat belia, tanpa sedikitpun cacat karakter yang dimiliki.

Yang lainnya adalah gambaran ideal muslimah taat, yang sejak awal kenal telah memproklamirkan diri sebagai jemaat salah satu komunitas religi.

Sementara cewek yang menangis di stasiun jelas bukan siapa-siapa. Hanya seorang gadis kampung yang dengan sangat meyakinkan mematahkan rekor lulus tercepat di jurusan UI, dengan tampilan yang tentu saja tak kalah religius dari santriwati manapun. Walau ingatan tentang kenakalannya dulu mengenakan busana tanpa lengan sambil membolak-balik kartu remi saat meramal di kampus akan mengundang tawa siapapun yang melihatnya kini.

Pernah seorang cewek menantang saya untuk menebak ukuran bagian-bagian paling pribadi miliknya, yang tanpa tedeng aling-aling langsung saya jeblakkan semuanya.

?CD lo M? ucap saya datar, biasa, yang justru dibalasnya dengan rentetan kata-kata setengah berteriak seakan-akan saya adalah seorang maniak yang pernah nyolong jemuran celana dalamnya.

Penasaran, cewek yang kini mengganti nama belakangnya di facebook dengan sejenis minuman khas India campuran susu panas dan teh itu kembali bertanya ukuran yang lainnya?(Bersambung ke bagian #6).

?

Secangkir Kopi Perlit?Dunia Aneh Si Bay?#5, ThornVille-inspirasi.co.

*Link sebelumnya: Alangkah Susahnya Mengerti Tentang Wanita...!

Dilihat 4 K