Bercinta dengan Tuhan #2

Pemimpin Bayangan III
Karya Pemimpin Bayangan III Kategori Puisi
dipublikasikan 18 Februari 2016
Bercinta dengan Tuhan #2

bercinta dengan Tuhan

aku dilanda gairah yang sangat

karena cinta -Nya

tak ada batas ikhtilat

juga cumbu

?

tapi kemudian kuhening, tersadar

bahwa Dia

tak pernah butuh cinta yang kaku

buta

yang hanya tegak dan lurus dalam

kamuflase ritual yang, seakan-akan

sangat suci

?

karena Dia Maha Segala

tak pernah kurang suatu apa

justru cinta -Nya memberi kita

sebuah kerangka?

untuk kita, menampilkan

dalam segala keseharian?

sebagai sang pencinta

karena Dia

tak butuh sang penggila

yang cuma mampu, membuat

persembahan kasih dan sayang

dari sesaji kemiskinan makhluk

atau kefakiran mutlak saudara kita

yang coba: Kita samarkan

dengan aroma kemunafikan

dari bunga kepengecutan hati

seakan sulap bermain

menjelma rahib sejati

dalam topeng kacau dunia

?

bercinta dengan Tuhan tak perlu janji

karena Dia, Sang Kekasih Sejati

Sang Abadi

bukan senyum -Nya hampar sajadah

kita, di atas darah dan nurani

yang tercabik

dari jiwa-jiwa yang tahunya

hanya polos, hanya lugu

?

bukan pula rengkuh hangat -Nya

tatkala kita pekak dalam dzikir

memutar tasbih dari jutaan kepala

yang tak sadar akan nasibnya

atau, ketika dengan kesadaran yang penuh

kita coba: Hanyut

dalam sujud bersimbah air mata

sementara mereka

tak hanya bersimbah darah

ketika dipaksa untuk sujud

demi nafas, walau ingin mereka

seperti kita: Bercinta dengan Tuhan

walau mereka tak pernah hendak

mengguncang arasy

dengan dosa dan kepedihan

?

ThornVille, 2.

  • view 77