Sebuah Catatan Tentang Sunyi

Pemimpin Bayangan III
Karya Pemimpin Bayangan III Kategori Puisi
dipublikasikan 17 Februari 2016
Sebuah Catatan Tentang Sunyi

barangkali kesunyian memang harusnya seperti ini. kosong. hampa. juga gelap tanpa suara. tapi kesunyian yang terjalin dari kepingan-kepingan cinta yang terburai adalah puncaknya. puncak dari rasa yang memasung, segala keterasingan, juga segala pedih yang kian memerih hari demi hari.

?

barangkali jalan ke surga memang harusnya seperti ini. penat. ngilu. juga tajam dan penuh debu. tapi kerinduan akan akhir yang terjanjikan. menjelmakan ngilu menjadi haru, penat yang meluruh, serta adzam yang tak akan pernah, menjelma abu.

?

dan, barangkali, kesunyian memang akhirnya cuma hening yang suci. seperti ucap yang terus di kecap para sufi. walau seringkali sunyi tetap cuma sunyi. sebab sunyi, walau bermilyar makna di dalamnya. tetap: Hanya sepotong sepi, yang sedih.

?

ThornVille, 2008.