Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Cerpen 16 Februari 2016   11:28 WIB
Kisah yang Tak Pernah Ada

Ketika Cinta Tak Lagi Sekedar Peluk dan Cium, Volume 04.

: A tribute to someone in somewhere.

?

Cerita sebelumnya:

Rin memetik ujung butiran hujan yang terpantul di kedua mata kecilku, mengusap kristal cair tersebut dengan punggung jemarinya sebelum jatuh dan bergelayut di selasar hidung.

?Aslinya perpisahan tak pernah ada. Semuanya tak lebih sekedar serangkai tunggu, yang menyelusup di antara jarak dan waktu, memberi kita perjumpaan sesekali di kini serta nanti??

Belum lagi aku berhasil mencerna untai kata yang disusupkan Rin ke telingaku dengan amat dekat, ketika sebuah gapura tertangkap sudut mataku.

Mataku kembali memburam. Aku benar-benar butuh sesuatu, yang mampu untuk menuntunku mengurai setiap helai rindu, dan menjadikanku terjebak selamanya di sini.

***

Selamat Datang di Negeri Angan

(Vol. 03: Malam Ini Aku Kembali Menghitung Kenangan)

***

?

Kucari kisahku, di sebalik bebatu.

Tak kutemukan. Yang ada hanya sebutir angan.

?

Kucoba telusuri kisahku, di sepanjang jalan penuh kelok nan amat berliku.

Tetap tak kudapati sisa serpihnya. Yang ada hanya sekeping luka.

?

Kukejar kisahku, di setiap putaran waktu.

Tak kujumpai tema dan alurnya. Yang ada hanya sebait lelah.

?

Lantas dimana kisahku bersembunyi?

Di kaki langit ataukah di ujung lengkung bulan sabit?

?

Ah, barangkali hanya aku yang tak bisa menolak lupa.

Sesungguhnya diri ini tak memiliki sepenggalpun kisah?

***

Secangkir Kopi Masih Tentang Cinta, Ketika Cinta Tak Lagi Sekedar Peluk dan Cium, ThornVille-inspirasi.co, 16 Pebruari 2016.

?

Kisah sebelumnya:

#1:?Apa yang Lebih Kuyup dari Hujan?

#2:?Cinta dalam Secangkir Hujan

#3: Malam Ini Aku Kembali Menghitung Kenangan

Karya : Pemimpin Bayangan III