Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 17 April 2016   03:09 WIB
Jangan-Jangan, Tuhan Menyisipkan Harapan Bukan Pada Nasib dan Masa Depan

 

kita tak sontak bijak

bersih hati, juga bahagia

hanya dengan membaca buku petunjuk semata

kita harus terjun

kadang butuh terhanyut

tak jarang mesti berkubang

dan berendam dalam pengalaman guram

yang penuh aroma rindu serta dendam

 

kita harus terus berada dalam perbuatan

tercenung dalam renung

serta menyatu dalam laku

sebab ujian dan hasil sejatinya bermuara di sana

 

“jangan-jangan

Tuhan menyisipkan harapan bukan pada nasib dan masa depan

melainkan pada rangkaian momen terkini dalam kehidupan

—yang sebentar, tapi menggugah, mungkin juga indah."

(#Serpihan Debu dan Bay)

Karya : Pemimpin Bayangan III