Melangitkan Do’a Untuk Aleppo

Rohmat Saputra
Karya Rohmat Saputra Kategori Agama
dipublikasikan 15 Desember 2016
Melangitkan Do’a Untuk Aleppo

 

  Belum usai umat Islam menghadapi kasus pelecehan Qur’an, tragedi Rohingya dan musibah di Aceh, kini perhatian umat Islam menuju Aleppo. Salah satu tempat di negeri Syam yang Allah berkahi. Sudah sekian lama Negeri Suriah memanas. Namun yang lebih panas hari ini adalah Aleppo. Kondisi umat Islam disana sedang berada dalam puncak ujian. Dikepung, disiksa, diperkosa dan dibantai. Darah menggenang dimana-mana. Bangunan luluh lantak. Bau kematian tersebar disegala sudut kota. Seakan kehidupan telah hilang meninggalkan mereka.

 Dunia seakan diam menyaksikan pembantaian yang tiada berhenti.  Media bungkam jika muslim teraniaya. PBB yang menjunjung tinggi dan Pembela HAM berubah bisu seribu bahasa.  Berat sungguh berat ujian muslimin Aleppo. Bergerak keluar menyelamatkan diri tapi telah dikepung. Jika berdiam diri menunggu bantuan, bom pesawat siap menjatuhkan dan menghantam dari atas mereka. Seolah genosida untuk rakyat Aleppo sedang berlangsung.

 Saat kondisi masyarakat muslim disana makin memprihatinkan, semua jalur keluar telah terputus, dan bantuan serasa tak kunjung tiba, maka do’a menjadi senjata terampuh untuk mereka. Senjata tanpa bentuk tapi memberikan daya pengaruh yang hebat. Jika memang kita yang diberi nikmat aman dan sehat, mari lantunkan do’a kepada saudara-saudara seiman. Panjatkan do’a terbaik demi kebaikan muslim Aleppo. Sisihkan sedikit waktu mustajab melangitkan do’a mengetuk pintu-Nya.

Mengadulah kepada-Nya setelah usaha maksimal kaum muslimin untuk menolong mereka. Berdo’a sambil merasakan bahwa yang dibantai, tertimbun bangunan dan mati tergeletak bersimbah darah di pinggir-pinggir jalan adalah keluarga kita. Agar kesungguhan jiwa yang khusyu’ dalam do’a menjadi berkali lipat  kita rasakan.

Sadarlah, bahwa Allah Maha Mendengar, Maha Mengabulkan Do’a, dan Maha Perkasa. Yakinlah bahwa do’a-do’a yang kita serukan didengar dan dikabulkan oleh-Nya.

 Ingat, bahwa do’a yang mengandung kebaikan malaikat akan mengaminkannya. Diaminkan oleh makhluk yang tidak pernah berbuat dosa peluang besar Allah kabulkan.

“Sesungguhnya do’a seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa’a yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendo’akan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan do’anya. Tatkala dia mendo’akan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Amin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.”

(Shohih) Lihat Ash Shohihah (1399): [Muslim: 48-Kitab Adz Dzikr wad Du’aa’, hal. 88]

 Jika pembantaian dan pengepungan tiada putus dan tak berhenti, maka kita pun terus berdoa tanpa henti. Bila hanya bisa membantu meski seuntai doa dan sekedar menshare berita, teruslah kita pertahankan. Sebarkan dimedia sosial tentang kekejaman Basyar dan Putin. Serukan orang-orang yang terhubung pada kita di dunia maya agar mendo’akan saudara seaqidah. Sebab jika membiarkan penduduk Aleppo dalam pembantaian dan tak ada bantuan dari kita meski sekedar mengadahkan tangan meminta do’a , maka Allah akan menjadikan orang lain selain kita menolong mereka dan menggantikan kita.

Syaikh Islam ibnu Taimiyah berkata” Jika kalian membiarkan Syam, tidak mau menolong penduduknya dan tidak membela mereka, maka Allah akan menjadikan orang selain kalian yang menolong mereka dan menggantikan kalian”.

Kita berharap do’a-do’a yang terus melangit dari kaum muslimin dipenjuru dunia, Allah kabulkan dengan menurunkan pertolongan-Nya. Apapun yang terjadi nantinya, biar Dia yang akan memutuskan semua perkara. Tugas kita sebagai manusia hanya usaha, tawakkal  dan do’a.

 #Save Aleppo

#PrayforSuriah