Sebelum Terlanjur

Ahada Ramadhana
Karya Ahada Ramadhana Kategori Inspiratif
dipublikasikan 26 Januari 2016
Sebelum Terlanjur

  • Kadang, kita baru sadar telah berbuat salah ketika kita sudah melihat akibatnya. Telat sadar. Atau mungkin sudah?tau itu salah namun tetap ditabrak sebab kalah oleh nafsu/ambisi. Apalagi jika itu melibatkan kelompok besar. Sayangnya konflik belakangan ini muncul, yang tak hanya di dunia nyata namun juga diteruskan?di media sosial adalah berbasis sektarian.?
    ?
    Mengenai hal ini,?Yusuf Mansur mewejangankan tigal hal untuk diterapkan agar bisa?mengurangi kesalahan.?
    ?
    Pertama, dengan banyak-banyak berpikir sebelum berbuat.
    ?
    Kita?dikaruniai akal untuk dapat membedakan mana yang baik?dan endatangkan maslahat. Tidak melulu untuk diri sendiri, tapi juga untuk sebanyak mungkin orang. Dengan akal inilah kita bisa untuk lebih mengedepankan kepentingan umum ketimbang kepentingan pribadi.
    ?
    Kedua, dengan menghidupkan panca indera kita, yang boleh?jadi tertutup karena mengikuti nafsu.
    ?
    Menghidupkan yang?saya tangkap di sini yaitu mengembalikan ke fungsi asalnya yaitu untuk menghadirkan kebaikan-kebaikan dan mengurangi pertikaian/peperangan. Oleh sebab terjajah nafsu mungkin saja panca indera kita menjalankan fungsi?yang tidak semestinya.
    ?
    Ketiga, banyak membaca pengalaman orang lain.
    ?
    Berapa banyak manusia yang telah hidup sampai saat ini. Kehidupan mereka yang dari beragam suku-agama-ras itu?penting kita pelajari dan renungi. Kalau saja kita semua mau belajar, barangkali peperangan tak akan lagi terjadi seperti sekarang ini.?
    ?
    ?
    sumber foto:?6-themes.com
    ?

  • view 134