'Meong' Sang Juara 2 Festival

Agusman 17an
Karya Agusman 17an Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 November 2017
'Meong' Sang Juara 2 Festival

Sore jum'at kemarin 03 November, saat aku mengambil wudhu di belakang rumah, aku mendengar suara panggilan kawanku dari ruang depan dan langsung mendadak mengajakku untuk ikut meramaikan festival band bertema "God Bless Mania" yang akan diselenggarakan 04 November, sabtu siang dan malam harinya, malam minggu.

Saat aku telah selesai wudhu, kawanku tadi dengan cepat mengajak, "Ikut festival kita yok. Lagu-lagu yang sudah kita dapat aja. Kita ajak Hengki untuk main drum".

Aku pun berfikir sejenak, menimbang dan ingin segera memutuskan. Sebab mengingat dua hari libur jualan kebab karena kehabisan bahan, dan karena aku pun tahu kalau festival ini digratiskan pendaftaran juga kutahu hadiahnya cukup menggiurkan (Bukan, matre dan sok bisa meraih juara. Tapi hanya ingin coba merasa sensasi festival dan coba mengulang yang dulu pernah dijalankan). Aku pun mengiyakan, "Bolehlah" kataku waktu itu, "Coba tanya Idos" lanjutku mengusulkan. "Idos di mana?" Sambarnya cepat bertanya, "Di Toko" jawabku. "Oh, iyalah Aku ke sana. Sekalian mengajak Hengki" katanya.

Dia pun pergi memberitahu Idos sekalian mengajak Hengki. Dan, Aku dengar dari ceritanya malam tadi ternyata Hengki pun terkejud saat diajak karena festival akan digelar Sabtu siang, sedangkan kami sama sekali belum ada sekali pun latihan. Boleh dikatakan ikut festival dadakan. Mengikuti festival ini juga untuk turun gunung setelah lama vakum untuk mengingat kembali kebahagiaan masa lalu, mengulang masa-masa kejayaan 'U.S MARINIR' di tahun 2008-2009-2010.

Singkat cerita, malamnya kami pun latihan sekitar lebih kurang dua jam dan jam 10 pagi menjelang tengah hari kami juga latihan sekitar lebih kurang dua jam. Dan, lagu yang kami bawakan satu lagu lama "Kehidupan" yang sudah khatam jauh-jauh hari masa aktif ngeband dulu, tapi drumer kami belum pernah dengar sama sekali lagu versi yang kami tahu itu. Dia tahu tapi dengan versi yang lain. Lagu ke dua, lagu baru, "Adu Domba" yang telah kami cari sore harinya. Alhamdulillah, ternyata lama vakum, pendengaran tentang musik dan pencarian di not-not gitar masih tajam dan jeli, meski jari-jemari meletup karena lama tak pernah menyentuh senar gitar lagi.

Ya. Kami latihan palingan full hanya 4 jam saja. Tapi, Alhamdulillah meski hanya latihan tak sampai sehari masih bisa juga merasakan kemenangan. Alhamdulillah. Mungkin ini yang dikatakan orang, "Hasil tak menghianati proses". Tapi bagaimana dengan yang berminggu-minggu mempersiapkan diri dengan aransemen lagu yang memukau  atau telah lama latihan tapi tak meraih kemenangan? Nah, positif saja dan teruslah berusaha maksimal dan total. Mungkin kalian kurang maksimal dari kami. Hehehe. Atau Ah, entahlah ya. Cari sajalah sendiri.

Dan, yang kemarin dengan sombong berkata, "Duit juara satu untuk kami aja". Jangan sombong kawan, ingat di atas langit masih ada langit. Kita di sini belum ada apa-apanya. Di luar sana masih banyak kok yang hebat dan luar biasa mainnya. Yang Anak Tanjung Batu dan kami dapatkan malam tadi pun cukuplah ya untuk pembuktian bagi kalian, ternyata Anak Tanjung Batu dan kami masih bisa lebih baik dari kalian di mata dewan juri. "Juara 2, diraih oleh MEONG. Juara 1 diraih oleh ............." Titik-titiknya isi sendiri ya, karena aku lupa nama Band asal Tanjung Batu itu. Begitu kan teriak dewan juri mengumumkan? Pasti dengarlah kalian. Selamat ya untuk Band Tanjung Batu. Kalian luar biasa. Kapan-kapan datang lagi kemari ya. Dengan penampilan yang lebih hebat lagi biar anak-anak Guntung termotivasi dan yang merasa hebat dan sombong jadi sadar untuk rendah hati dan berlatih lebih giat lagi.

Untuk yang belum menang. Teruslah berjuang. Perjalanan masih panjang. Yang menang, baik yang meraih Best Player maupun Juara 1 & 2. Aku ucapkan Selamat dan Salam Hormat.

Ah, kawan. Ternyata, setelah sekian lama tidak merasakan gugup dan sensasinya festival, ketika dilakoni kembali nikmat juga ya. Hehehe. Lebih-lebih dapat juara. Ah, Alhamdulillah. Selamat ya Meong. Veron, Idos, Hengki. Ya, meski kita tak tersangkut dalam The Best Player setelah di adu. Tapi penampilan dan kekompakan kita yang menghasilkan juara dua itu jauh lebih penting dan berharga kan?. Dapatlah malam nanti kita makan-makan ajak keluarga. Hehehe.

"Meong", Teruslah Mengeong untuk mematahkan orang-orang yang sombong.

Kenapa kami memberi nama 'Meong'?bukan karena kami comel. Hehehe. Tapi saat ingin mencari nama band, Idos dan Veron kebetulan melihat kucing hitam-putih kami dirumah sedang asyik berselonjor. Meong ajalah nama kita, kata mereka. Boehlah, kataku. Dan, jadilah nama band kami. "Meong".


"Meong-Meong-Meong"








  • view 224