Perbedaan di Antara Kita, Untuk Memudahkan Kerja Kita

Agusman 17an
Karya Agusman 17an Kategori Inspiratif
dipublikasikan 28 Oktober 2017
Perbedaan di Antara Kita, Untuk Memudahkan Kerja Kita

“Cantik Puskesmas barunya, Bang.” begitulah satu pesan bersarang ke Massanger facebookku, saat aku menguplod foto gedung Puskesmas Sungai Guntung yang sudah berdiri indah dan kokoh.

“Iya memang cantik,” balasku singkat

“Masih ada lowongan di Puskesmasnya Bang?” Anak itu kembali mengirimkan pesan.

Mendapati pertanyaan itu, aku tersenyum dan kembali mengetikkan kalimat selanjutnya, “Profesi apa?” tanyaku waktu itu

Tak sampai satu menit iPhoneku kembali berbunyi, “Bidan Bang”

“Kalau di Puskesmas tenaga bidan kayaknya sudah cukup,” tulisku selanjutnya, “tapi semua tergantung pimpinannya. Coba jumpai langsung Kepala Puskesmasnya.” jawabku sekenanya.

“Terima kasih atas informasinya Bang”

“Sama-sama” tulisku sambil mengirim emution smile.

Begitulah, saat gedung Puskesmas Sungai Guntung berdiri cantik, megah dan kokoh, aku mendapat beberapa inbox masuk, menanyakan lowongan pekerjaan. Ternyata tidak hanya aku, Zurli Novi yang merupakan teman seruanganku pun pernah di inbox orang yang tak dia kenal saat dia menguplod foto gedung Puskesmas baru Sungai Guntung di beranda facebooknya.

Pagi kemarin, saat aku menyusuri jalan masuk menuju gedung baru Puskesmas itu. Aku kembali teringat dengan pertanyaan di atas, “Cantik Puskesmas barunya Bang.”

“Mungkin karena baru jadi kelihatan bagus” pikirku sendiri

“Ah, tidak juga, gedung ini tidak akan terlihat indah jika corak warnanya hanya satu saja” aku menjawab pertanyaanku sendiri.

Coba kalian pikirkan ; jika gedung itu warnanya hanya hijau semua atau hanya biru saja atau kuning semua, pasti gedung itu tak akan terlihat lebih cantik kan? Sebuah gedung baru, bisa terlihat lebih cantik dan indah karena perpaduan warnanya yang beragam. Ada hijau, ada merah, kuning, biru, hitam, putih dan lainnya. Begitu pun kokohnya sebuah bangunan, ia akan semakin kokoh karena jika ia dibangun dari berbagai bahan. Ada besi, ada batako, ada semen, pasir juga batu. Pasti tak akan berdiri kokoh dan gagah jika ia dibuat hanya dari pasir saja, atau dari semen saja, atau dari batu saja, atau hanya dari besi saja.

Aku pun mencoba menelisiki rekan kerjaku yang ada di dalam gedung Puskesmas itu. Mereka terdiri dari manusia-manusia yang berbeda. Berbeda profesi, berbeda hobi, berbeda bakat, berbeda suku, berbeda agama, terkadang berbeda pendapat dan segala perbedaan lainnya yang ada di antara mereka. Tapi justru karena perbedaan di antara mereka itulah tugas dapat mereka kerjakan dengan sangat mudah. Ada petugas loketnya yang menerima pendaftaran pasien sekaligus mencatat dan mengarahkan pasien ke ruangan mana yang harus di tuju. Ada perawatnya yang memeriksa atau mentensi si pasien. Ada dokternya yang mengdiagnosis penyakit pasien. Ada asisten apotekernya yang memberi obat dan memberitahu aturan minumnya.

Sungguh, perbedaan profesi di antara mereka bukan cela tapi anugrah yang luar biasa dan untuk memudahkan pekerjaan mereka satu dan lainnya. Tak terbayangkan memang jika di dalam gedung Puskesmas itu semua berprofesi sebagai dokter semua, atau bidan semua, atau hanya perawat saja. Pasti Puskesmas itu tak akan dapat beroperasi dengan baik dan lancar. Tapi justru karena banyaknya perbedaan di antara mereka itulah pekerjaan yang sulit dapat mereka kerjakan dengan sangat mudah. Mereka memang berbeda dan tidak sama tapi selalu dapat untuk bekerja sama, saling melengkapi dan saling membutuhkan satu dan lainnya.

Ada kepala Puskesmasnya dan ada Kepala Sub Bagian Tata Usahanya. Ada dokter umum dan Ada pula dokter giginya. Ada perawat dan ada pula bidannya. Ada analis kesehatan ada juga asisten apotekernya. Ada sanitarian ada kesehatan masyarakat pula. Ada administrasinya dan ada pula bendaharawannya. Dan, segala perbedaan-perbedaan lainnya di antara mereka. Kesemuanya itu adalah indah dan menjadikan mereka semakin mudah dalam menjalani aktivitas kerjanya. Perbedaan di antara mereka menjadi sebuah kebutuhan saling melengkapi dan saling menyempurnakan.

 

#SumpahPemuda2017 #KitaTidakSamaKitaKerjaSama

Selamat Hari Sumpah Pemuda 2017

  • view 298