Monolog Dini Hari

agus geisha
Karya agus geisha Kategori Puisi
dipublikasikan 22 Oktober 2016
Monolog Dini Hari

Apapun yang kau bawa hari ini kepadaku,

Ambilah lagi!

Apapun yang telah kau ambil dariku selama ini,

Ambilah!

 

Sejak jari telanjang menari menyeret neraka dan surga yang manunggal ke atas aspal,

Sejak mentari dan rembulan telah berganti rotasi,

Sejak kau ajarkan aku kembali mengepal jemari,

Aku menjadi lagi.

Dering telepon dan sinyal parabola yang tak bersahaja tenggelam masuk ke dalam kalam bersama degup jantung bersuara dangdut kekinian.

Oh, senja yang tak bersenyawa dengan nuansa caligula,

Kabarkan padaku tentang gerimis waktu dan gemintang yang gentayangan.

 

Hal yang engkau sering lupakan adalah tuhan yang manunggal dalam dirimu sendiri,

Adalah yang manunggal dalam rasa sedih,

Adalah dalam rasa bahagia,

Adalah dalam rasa takut.

Adalah seni.

 

Jadikanlah hamba Musa.

Mencari hingga arsy, menemukan hingga tak terperi.