Tantang Tirani

agus geisha
Karya agus geisha Kategori Puisi
dipublikasikan 13 September 2016
Tantang Tirani

Untukmu, Tantang Tiraniku| Politik adalah hal pertama yang akan aku hindarkan padamu, anakku, aparat adalah yang kedua| Berkubang di area yang pertama sama saja kau memulas wajahmu dengan tinja| Tak perlu kesana meski akan selalu kuijinkan engkau mengetahuinya| Membacalah agar engkau tahu siapa musuhmu| Tak akan aku biarkan engkau menjilati liang anus demokrasi yang berkubang darah dan nanah, sejarah yang gejah menjijikan| Cukuplah engkau disini bersamaku, bermain dan bercanda perihal bahasa dan aksara sampai kau lelah dan minta tidur| Sejak engkau lahir dan mendaras takdir yang dititipkan kepadaku, aku bersumpah tak akan kutukar dirimu dengan setan atau tuhan manapun| Maka, biarkan setiap malam aku habiskan dengan merapal mantra penolak lupa, sehingga jika kelak kau dewasa, bisa kau baca aku dalam lontar yang kuhampar| Mengeret dan mengerat harta rampasan perang dalam dekadensi kongsi ekonomi dan demokrasi yang meminta mati| Cahaya mataku, Tantang Tiraniku, tak akan kubiarkan engkau menjadi aku yang tua dan berjamur| Tak akan kubiarkan engkau berjalan tanpa parang ditangan kananmu dan kalam ditangan kirimu| Tak akan kubiarkan diriku mati sebelum semua putih dan pekat dunia kuwartakan kepadamu| Tak akan kubiarkan diriku mati sebelum engkau menjadi namamu|

  • view 200