Untuk Tatir Pertama, Selamat Ulang Tahun.

agus geisha
Karya agus geisha Kategori Project
dipublikasikan 22 Agustus 2016
Surat Cinta Terbuka untuk Lyla

Surat Cinta Terbuka untuk Lyla


Kumpulan prosa (kaver lukisan Mark Winwood)

Kategori Acak

1.6 K Hak Cipta Terlindungi
Untuk Tatir Pertama, Selamat Ulang Tahun.

Lima tahun yang lalu, tepat setelah makan sahur, dengan motor matic ringkih saya mengantar istri saya ke bidan. Tidak ada yang ikut menemani, hanya kami berdua hingga tetangga depan rumah datang dan ikut menemani siangnya sebelum anak pertama saya itu lahir. Padahal, satu gang menuju rumah saya itu adalah saudara semua. Paman dan bibi saya dari ibu tinggal disana. Siang menuju dzuhur, anak pertama saya lahir, rambutnya lebat, matanya sipit, dan hampir sekujur tubuhnya dipenuhi bulu tipis. Saya umumkan kelahiran anak pertama saya itu di facebook lama saya yang sudah saya tutup entah kenapa. Tak akan saya tukar dengan setan atau tuhan manapun!

Anak itu, mengajari saya banyak hal dan memberi saya banyak hal. Mengeajari saya kembali bagaimana caranya mengepalkan jemari, mengajari saya bagaimana caranya berdiri dan berjalan tertatih, mengajari saya untuk tak selalu melihat dari kacamata saya sendiri. Dia mengajari saya bagaimana caranya menangis, menitikan air mata. Banyak doa saya titipkan kepadanya, terutama saya sematkan dalam namanya. Kitanyali Arunda Tatir.

Saya dan istri sepakat bahwa Kitanyali merupakan anagram tidak kreatif dari Nyali Kita. Nyali kami berdua. Melangsungkan pernikahan di desa yang kini tergenang air menjadi bendungan Jatigede di pojokan Sumedang. Awalnya, Kitanyali diambil dari karya Rabindranath Tagore, Gintanjali. Karya yang sama sekali belum pernah saya baca. Istri saya mungkin pernah baca. Arunda saya ambil dari nama penulis India yang dianggap kafir oleh pemerintahnya karena mendukung kemerdekaan Kashmir. Penulis The God of the Small Things, Arundati Roy, yang juga tak pernah saya baca tulisannya secara utuh. Tatir adalah marga yang saya ciptakan untuk anak-anak saya, saya singkat dari dua buah lagu yang berbeda genre sama sekali, dari dua musisi yang pernah saya temui dalam satu kesempatan di ruangan kecil di Cihampelas. Tantang Tirani, Homicide menyanyikannya dalam irama rap hip hop yang cepat dan sangat meledak sehingga membutuhkan banyak energi untuk menerimanya. Homicide merupakan group hip hop dari Bandung yang sudah membubarkan diri, mereka dan terutama Ucok adalah yang pertama kali mengenalkan saya pada menulis dan membaca, guru tanpa bertemu, dan individu yang begitu romantis. Dan, Tika and The Dissident melantunkan Tantang Tirani dengan model yang sama sekali berbeda, sangat emosional dan mendayu. Konon merupakan lagu persembahan bagi almarhum anaknya. Dengan itulah doa tersebut saya titipkan.

Anak saya, ulang tahun hari ini, sama seperti Fahd. Tak ada lilin atau perayaan. Istri saya menunaikan janjinya, membuatkan donat tanpa topping apapun, karena memang itu kesukaan anaknya. Bahkan ketika kemarin malam kami tawari Dunkin Donuts anak saya tetap memilih donat bikinan ibunya. Baginya, donat adalah bikinan istri saya. Tak bisa di tukar oleh setan atau tuhan manapun. Saya membelikannya boneka besar Doraemon tanpa alasan.

Jadilah kamu seperti dirimu, menjadi anak-anak semestinya. Bermain tanah dan melempar batu, berendam di ember karena kita tak punya kolam renang plastik portable. Sambutlah adikmu yang tak lama lagi akan lahir. Amorfati.

  • view 264

  • 31 
    31 
    1 tahun yang lalu.
    Met ultah Kita..
    Mau hadiah dari makchik gaaak?hehehe
    Itu kenapa ada kalimat pake ditukar setan atau tuhan, papa Agus?

    • Lihat 4 Respon

  • agus geisha
    agus geisha
    1 tahun yang lalu.
    amin..

    • Lihat 7 Respon

  • Ntan Home Craft 
    Ntan Home Craft 
    1 tahun yang lalu.
    Selamat bertambah usia anak manis... Semoga menjadi malaikat untuk Ayah dan ibumu. Selalu menjadi lilin penerang cahaya kedua orang tuamu Nak.