Sianida

agus geisha
Karya agus geisha Kategori Project
dipublikasikan 10 Agustus 2016
The Diary of the Sinner

The Diary of the Sinner


silakan menikmatinya seperti gula-gula.

Kategori Acak

1.7 K Hak Cipta Terlindungi
Sianida

Ada yang mengikuti kasus Jessica Kumala Wongso? Saya lumayan mengikuti persidangan kasus ini karena salut dengan beberapa hal didalamnya. Saya ingin berbagi beberapa hal yang saya tangkap dari persidangan dan kasus meninggalnya Mirna wayan.

 

- Menurut ahli kimia dan ahli racun, Wayan Mirna dipastikan meninggal karena racun Sianida. Nama racun yang cantik dan pernah membuat saya jatuh cinta ketika SMA.

- Menurut banyak saksi, banyak hal aneh yang dilakukan oleh Jessica ketika hari H. Menurut saya hal ini menjadi aneh hanya karena ada kasus, ingatan diulang dan menjadi sugesti. a) Membayar kopi atau pesanan di cafe katanya aneh, apa yang aneh dengan membayar pesanan yang kita pesan? b) Menggerakan tangan dan berpindah tempat beberapa kali adalah aneh, apa yang aneh dengan berpindah duduk dan menggerakan tangan? c) d) f) Justru yang aneh adalah ahli IT yang malam ini berbicara perihal dugaan-dugaan dan tidak menolak ketika ditanyai pendapat yang bukan keahliannya.

- Seandainya Jessica benar meracuni Mirna, maka dia adalah orang yang sangat pintar. Memilih tempat minum, memasang muka tenang dalam persidangan. Dan Jessica akan menjadi idola saya setelah Vicky Prasetyo seandainya dia tidak melakuakn hal gegabah tampil di muka publik ketika bertunangan dengan Neng Gotik. Dan jika memang terbukti Jessica pelakunya, maka yang harus dilakuakn oleh aparat adalah menggunakan kecerdasanya seperti yang dilakukan Tom Hanks kepada Di Caprio dalam Catch Me if You Can.

- Mengenai Otto, Penasihat hukum terdakwa,bisa dikata beliau ini cerdik sekali membunuh waktu. Mempertanyakan hal tidak penting dan memainkan fokus serta energi. Padahal, menurut saya yang awam hukum, pekerjaan Otto adalah yang termudah dalam persidangan kasus ini. Otto hanya perlu menolak semua bukti dan saksi yang diajukan oleh penuntut umum karena bukti dan saksi tersebut tidak ada yang bisa membuktikan dengan benar-benar bahwa Jessicalah pelakunya. Saksi-saksi banyak berasumsi dan bukti kebanyakan hanya berbicara perihal indikasi.

- Di Indonesia, setiap hari ada orang yang di bunuh. lebih kejam dan lebih sadis. Jadi siapa Mirna dan Jessica sehingga mendapat panggung sebesar ini? Atau mungkin sebetulnya ada pihak lain yang memanfaatkan kasus ini untuk mendapatkan panggung?

Saya belum tahu dan belum mencari tahu apaka kasus seperti ini ada jangka waktunya untuk bisa dihentikan atau tidak, sebab jika benar-benar tak bisa terbukti, maka terdakwa harus bebas dan namanya direhabilitasi. Sampai Jessica belum diputuskan bersalah atas dasar bukti-bukti yang jelas, saya mendukung Jessica. Kalau Mas Anang bagaimana?