7 Tujuan Mulia Pernikahan dan Membangun Keluarga

Agus Ariwibowo
Karya Agus Ariwibowo Kategori Inspiratif
dipublikasikan 23 Januari 2018
7 Tujuan Mulia Pernikahan dan Membangun Keluarga

Menikah dan bekeluarga bukanlah persoalan keinginan seseorang. Oleh karena itu, lelaki dan perempuan lajang tidak perlu ditanya apakah mereka ingin menikah atau tidak, karena menikah itu bukan soal ingin. Menikah adalah tugas peradaban karena hanya dengan pernikahanlah akan lahir peradaban kemanusiaan yang mulia di masa depan. Menikah ibadah yang sudah dituntunkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Lelaki dan perempuan lajang hendaklah menyiapkan diri menuju pernikahan yang sesuai dengan tuntunan agama dan aturan negara. Menikah itu bukan semata-mata penyaluran hasrat biologis, namun menikah merupakan sarana terbentuknya masyarakat, bangsa dan negara yang kuat serta bermartabat.

Berikut adalah 7 tujuan mulia pernikahan yang perlu kamu ketahui :

1. Melaksanakan tuntunan para rasul

Menikah adalah ajaran para nabi dan rasul. Pernikahan bukan hal kemanusiaan semata. Namun ada sisi ketuhanan yang sangat kuat. Oleh karena itulah menikah dicontohkan oleh para rasul dan menjadi bagian dari ajaran mereka.

2. Menguatkan ibadah

Manusia memerlukan teman untuk melakukan aktivitas kehidupan termasuk ibadah. Menikah adalah sebuah ibadah, dan setelah menikah aka nada teman untuk salin menguatkan dalam beribadah.

Menikah adalah bagian utuh dari ibadah bahkan disebut sebagai separuh agama. Menikah ialah sebagai mengenapi sisi keagamaan seseoarang agar semakin kuat ibadahnya.

3. Menjaga kebersihan dan kebaikan diri

Semua manusia memiliki insting dan kecendrungan kepada pasangan jenisnya yang menuntut disalurkan secara benar. apabila tidak dislaurkan secara benar, yang muncul adalah penyimangan, seperti pergailan bebas, kehamilan diluar nikah. Untuk itu pernikahanlah untuk menyalurkan secara benar dan bermatabat. Dengan pernikahanlah manusia kan mapu menjaga kehormatan dan kemulian diri.

4. Mendapatkan ketengan jiwa

Perasaan tenang, tentram, dan nyaman atau disebut sebagai sakinah muncul setlah menikah. Tuhan memberikan perasaaan tersebut kepada laki-laki dan perempuan yang melaksanakn pernikahan dengan proses yang baik dan benar.

5. Menjadikan hidup lebih berkualitas

Menikah adalah salah satu sarana penyaluran berbagai macam potensi kemanusiaan yang akan membuat kehidupan lebih bermakna.

6. Mendapatkan keturunan

Tujuan mulia dari pernikahan adalah mendapatkan keturunan. Dengan memiliki anak keturunan akan memberikan jalan bagi kelanjutan generasi kemanusiaan di muka bumi. Anak-anak memberikan makna yang mendalam dalam kehidupan manusia, bahkan sering digambarkan sebagai harta yang paling berharga dalam keluarga. Bahkan nabi menuntut agar menikahi perempuan yang penuh kasih sayang serta bisa melahirkan banyak keturunan.

7. Investasi akhirat

Anak adalah investasi akhirat., bukan semata kesenangan dunia. Dengan memiliki anak yang sholeh/sholehah, akan memberikan kesempatan kepada kedua orang tua untuk mendapatkan surga dia akhirat kelak. 

Itulah tujuan dari pernikahan yang terinspirasi dari buku Wonderful Journey for Marriage karya Ustadz Cahyadi Takariawan

  • view 116