DUNIA, LAKSANA BANGKAI DI KELILINGI ANJING

Agoy Tama
Karya Agoy Tama Kategori Agama
dipublikasikan 18 Maret 2016
DUNIA, LAKSANA BANGKAI DI KELILINGI ANJING

Terdapat perumpamaan dunia dalam sebuah Hadits Qudsi:

Allah SWT. telah mewahyukan kepada Daud a.s. dengan firman-Nya: "Wahai Daud, perumpamaan dunia yaitu laksana bangkai di mana anjing-anjing berkumpul mengelilinginya, menyeretnya kian kemari. Apakah engkau senang menjadi seekor anjing, lalu ikut bersama mereka menyeret bangkai itu kian kemari?...
Wahai Daud! Berlemah-lembutlah dalam perbincangan dan berlaku sederhanalah dalam berpakaian. Kemasyhuran namamu di antara khalayak ramai tidak akan identik selama-lamanya (dengan yang diperoleh) di akhirat. (HQR. al-Madani di dalam kitabnya)

Itulah perumpamaan dunia yang Allah kabarkan sejatinya kepada Nabi Daud a.s dan Rasulullah SAW..

Sungguh Nabi Daud a.s. telah diberikan keutamaan yang luarbiasa sebagai utusan Allah SWT.. Sampai-sampai Rasulullahn SAW. pernah menyebut-nyebut nama beliau a.s. dalam sabda-sabdanya.

Dialah manusia yang paling banyak beribadah. Sebagaimana Rasul SAW. sabdakan:

"Shaum yang paling disukai Allah ialah shaum Daud dan shalat yang paling disukai Allah ialah shalat Daud. Ia tidur setengah malam, lalu bangun (melakukan shalat malam) selama sepertiganya, kemudian tidur lagi seperenamnya. Ia shaum satu hari dan berbuka satu hari (demikianlah dilakukannya sepanjang tahun) dan ia tidak pernah mundur setapak pun apabila bertemu dengan (musuhnya)."- HR. Syakhana

Masyaallah, sebegitu tingginya derajat Nabi Daud a.s..

Allah memberitahukan kepada Nabi Daud a.s. melalui perantara Jibril a.s. mengenai dunia.

Dunia penuh dengan syahwat hawa nafsu rendah dan kesedapan yang menjijikkan. Betapa hinanya yang menyalahgunakan dunia atau menyimpang dari garis yang telah ditentukan. Bagai anjing yang mengerumuni bangkai busuk dan berebutan menariknya kian kemari.

Peringatan Allah kepada Nabi Daud a.s. agar tidak berbuat seperti anjing atau menjadi anjing yang ikut saling berebut bangkai busuk yang amat menjijikkan itu.

Dunia yang dilukiskan sebegitu menjijikkan itu sungguh sangat dekat dengan kita. Mengganggu dan mendorong kita untuk menguasainya dengan cara yang tak membuahkan hasil apapun di akhirat kelak. Mendorong kita untuk betah bersenang-senang dengan berbagai maksiat, termasuk foya-foya atau bermewah-mewah yang berlebih-lebihan.

Lawan dari Dunia yang menjijikkan ialah kehidupan dunia yang membuahkan hasil ketika di akhirat. Buah hasil itu didapat melalui jalan yang telah ditetapkan Allah SWT. halal dimakan, halal digunakan, dan halal pula diperolehnya.

Itulah dunia yang fana, sejatinya tempat singgah kita sementara, sebelum kita lanjutkan safar menuju kampung kita yang sesungguhnya. Manakah kampung kita, Syurga ataukah Neraka?

Rujukan: K.H.M. Usman Ali, dkk. 2006. Hadits Qudsi: Firman Allah yang Tidak Tercantum Dalam Al-Qur'an
; Pola Pembinaan Akhlak Muslim. halaman 213- 219. Bandung: CV Penerbit Diponegoro.

?

Akhukum,

Agoy Tama

?

Malang, 18 Maret 2016

?

Gambar diambi di sini.

  • view 159