HARI SYAHWAT SEDUNIA

Agoy Tama
Karya Agoy Tama Kategori Inspiratif
dipublikasikan 04 Februari 2016
HARI SYAHWAT SEDUNIA

Ketika?cinta mendadak menjadi kedok nafsu ternista.?Ketika bualan-bualan kosong berjubel keluar dari mulut-mulut dusta. Ketika pikiran-pikiran kotor mendominasi antero dunia. Ketika malu tak lagi ada. Banyak manusia yang hanya mementingkan kenikmatan semu semata. Hanya badan dan dalaman yang perlahan diincar untuk dilucuti dan kemudian dinikmati bersama. Bagaikan hidangan di meja makan yang wajib ada dan tak boleh sisa. Ketika itulah manusia menjadi lupa dengan siksa akhiratnya. Dunia serasa milik mereka, dan aturan Tuhannya?tak lagi berlaku, tak lagi berguna, katanya.

Ketika cokelat dan kondom mendadak menjadi trending topik di semua kalangan, di antero dunia. Ketika keduanya beralih-fungsi menjadi tiket masuk?sebelum adegan dewasa diputar?di bioskop-bioskop kesayangan. Ketika tak ada lagi harga, barangkali diskon besar-besaran hingga kehormatan menjadi gratis diobral untuk siapa saja yang mau membawa pulang. Ketika itulah moral tak lagi ada. (Ke)malu(an) pun tak lagi ada, barangkali lenyap-melesap dalam kenikmatan nafsu yang semakin memburu. Ketika itulah, bertepatan dengan hari ke-14 di bulan ke-2 Masehi?happy Valentines Day, katanya.

?

Malang, 4 Februari 2016

?

Gambar diambil dari sini.