MELAWAN ARUS: Belajarlah dari Salmon

Agoy Tama
Karya Agoy Tama Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 29 Januari 2016
MELAWAN ARUS: Belajarlah dari Salmon

"Hidup yang baik itu seperti ikan salmon. Ia bertelor di muara dan bertumbuh-kembang melawan arus menuju hulu."  ~Seorang pria setengah baya.

Kurang lebih seperti itulah kutipan yang saya dapat dari perbincangan antara saya dengan seorang bapak yang sedang menunggu anaknya daftar ulang di kampus, siang tadi.

Cukup lama kami berbincang soal pergaulan remaja zaman ini, fakta-fakta yang terjadi, dan sikap apa yang harus dilakukan untuk dapat terhindar dari permasalahan itu semua.

Miris, jika kita lihat keadaan remaja saat ini. Khususnya di aspek pergaulan. Di zaman yang serba canggih ini seolah remaja dijejali dan diracuni dengan tontonan-tontonan tak berkualitas lagi menyesatkan. Salah satunya adalah sinetron remaja yang umumnya berisi tentang percintaan sebagai bumbu wajib, seperti: berdua-duaan, pegangan tangan, ciuman, dll. Itu semua dikemas serapi mungkin dengan bungkus yang seolah wajar-wajar saja bagi remaja, seperti:TTM, Adik-kakak, PACARAN, dsb. Maka, tidak heran kelakuan remaja saat ini persis, ngikut, seperti apa yang mereka tonton di sinetron kesayangannya. Padahal kelakuan-kelakuan seperti itulah yang merusak masa depan remaja karena kemudharatan yang begitu besar mereka hadirkan dengan pergaulan yang salah seperti itu.

Sebetulnya, sudah jelas dan banyak fakta yang membuktikan bahwa pergaulan seperti: Narkoba yang ditularkan ke teman-teman yang lain, pacaran, dll. itu adalah pergaulan yang salah dan merusak.

Bukan hanya melihat dari fakta-fakta saja, akan tetapi dalil juga sudah mewanti-wanti agar tidak mendekati hal-hal seperti itu. Allah memperingatkan,

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu perbuatan keji dan jalan yang buruk." (QS. Al-Israa': 32)

Mendekati saja kita dilarang, apalagi melakukan. Pasti apa-apa yang Allah turunkan adalah demi kebaikan dan keteraturan. Jika itu ditentang, maka ketercelakaanlah yang akan datang.

Sudah banyak fakta bahwa pergaulan-pergaulan yang seperti itu, hanya membawa kemudharatan. Tidak sedikit pasca kejadian yang terjadi dalam pergaulan bebas itu, mendadak mereka menjadi pembunuh, semisal: aborsi, pembunuhan karena mabuk, dsb. Miris memang, tapi itu kenyataan dalam dunia remaja saat ini. Seolah sudah menjadi arus yang begitu deras.

Kemudian bapak tadi mengatakan, "Jika kita ingin selamat, maka kita harus melawan arus. Sebagaimana bahtera, jika bahtera itu berlayar, sedangkan arah tujuannya ada di arus yang berlawanan, maka ia harus melawan arus. Apabila ia mengikuti arus, maka ia tidak akan pernah sampai pada tujuan."

Jika kita ingin bertumbuh-kembang dan selamat, maka kita harus melawan arus. Karena arah tujuan kita saat ini berada di arus yang berlawanan.


#MelawanArus

Sumber Gambar di sini.

  • view 305