RAMADHAN BULAN CINTA

Agoy Tama
Karya Agoy Tama Kategori Buku
dipublikasikan 11 Juni 2016
RAMADHAN BULAN CINTA

SAYA sebut bulan Ramadhan adalah bulan cinta. Karena begitu banyak cinta yang ditebar di dalamnya. Allah Sang Maha Cinta menumpahkan setitis cintanya di bulan ini. Meski hanya setitis, namun begitu dahsyatnya yang kita rasakan. Apalagi ada dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa pada bulan cinta ini. Pertama, ia bahagia tatkala berbuka dan ia bahagia tatkala perjumpaannya dengan Sang Maha Cinta, terbingkai indah—mesra bersama-Nya.

Sepenggal pidato Rasulullah di depan para sahabat tatkala Ramadhan menjelang; Melalui lisan Salman al-Farisi dalam sebuah hadits, dirawikan oleh ibnu Khuzaimah.

“Wahai manusia, bulan mulia dan penuh berkah datang menaungi kalian. Suatu bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang Allah menetapkan puasa sebagai kewajiban dan qiyamullail di dalamnya sebagai suatu Sunnah. Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu perbuatan baik di dalamnya, dia bagaikan orang yang melakukan suatu kewajiban di bulan lain. Barangsiapa melakukan kewajiban pada bulan ini maka dia sama dengan orang yang melakukan tujuh puluh kewajiban di bulan lain. …”

Begitulah indahnya cinta dalam naungan bulan Ramadhan. Salah satu bulan yang menyandang gelar mulia dan bulan yang berkelimpahan keberkahan cinta Allah kepada kita—hamba yang lemah tiada daya melainkan dengan adanya Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Ramadhan adalah bulan cinta. Setiap langkah kebaikan dihitung pahala. Setiap lantun merdu ayat-ayat-Nya kelak akan menuntun kita terang pada syurga-Nya. Setiap kebaikan akan diganjar lebih, berlipat-ganda, berlapis-lapis keberkahan. Bahkan tatkala siang terlelap dalam hangat niat untuk kuat ibadah di malam harinya pun tak lepas dari nilai pahala yang dijanjikan untuk hamba-Nya. Ramadhan adalah bukti cinta-kasih-Nya yang begitu luar biasa untuk kita semua. Maka, semestinya kita sadar bahwa menyia-nyiakan kesempatan ini adalah sebuah kerugian besar bagi kita. Mari pacu diri dalam ketaatan dan bergegas menuju ketaqwaan sejati.

@agoytama, Ebook "Indahnya Cinta di Bawah Naungan Bulan Ramadhan", hlmn 19-21.