Alam ku Diriku, Mengapa merusak diriku sendiri ?

Agatis Ade Derinda
Karya Agatis Ade Derinda Kategori Renungan
dipublikasikan 25 Oktober 2016
Alam ku Diriku, Mengapa merusak diriku sendiri ?

Alam merupakan keindahan yang dianugrahkan kepada umat Manusia, lewat Alam juga kita mengenal berbagai macam "Hal - hal" yang tentunya diluar pengetahuan kita. Ketergantungan hidup kita juga terhadap Alam begitu besar dan apa apanya slalu mengandalkan Alam. Namun pada saat ini terbelenggunya manusia terhadp nafsu yang seakan tiada habisnya terus- menerus menggerus Alam tanpa rasa gentar. Kian hari makin giat menenggelami Alam. Ntah beralaskan apa kita berjalan, sehingga dengan tegas banyak dari "kita" yang tidak memperdulikannya.

"Jangan  ambil sesuatu kecuali gambar"

"Jangan bunuh sesuatu kecuali waktu"

'"Jangan tingggalkan sesuatu kecuali jejak"

Tepat didepan tulisan ini aku duduk dan merenung melihatnya. Entah ada berapa banyak teguran seiring hembusan sejuknya angin pada saat itu. Sembari menaiki canopy bridge  tepat diatasnya dimana surga dunia terpampang menggelarkan tikarnya.

Bukit Bangkirai (Canopy Bridge) km 38 Balikpapan - Alam ku Diriku

  • view 400