Array
(
    [data] => Array
        (
            [post_id] => 36979
            [type_id] => 1
            [user_id] => 19859
            [status_id] => 1
            [category_id] => 79
            [project_id] => 0
            [title] => Biar Aku Pengemis
            [content] => 
Di samping mereka ada lidah-lidah menjulur dari neraka
Menyalak dari rumah-rumah orang kaya
Aku berhasil menjadi pengemis dan ketika itu aku berhasil pula menjadi orang gila
 
Kulihat mereka melata-lata di kala tua
Semakin merunduk seolah tak punya apa-apa.Harta telah menjadi Tuhan
Sesembahan mereka seumpama kehormatan yang diagungkan
 
Aku menyesal menjadi miskin karena tidak dapat kuraih kemuliaan
Namun aku tak pernah ingin mati dengan kekayaan
Aku melihat mereka meringkuk kecemasaan saat uban melingkupi sudut jidat
Ah, tanah kau bergelegar pada pijakan
Pelarian telah memaksaku menjadi bukan siapa-siapa
 
Di antara kalian aku hanya kata
Dulu kupikir aku bakal menjadi seorang Dewa atau serupa mereka para pendekur sepi. Lena dalam hayalan akhirat
Dan ini sebab mereka
Jika aku salah merendah terkutuklah para leluhur
 
 
 
 
Kembang Tanjong
Senin 16 Oktober 2017
[slug] => biar-aku-pengemis [url] => [is_commented] => 1 [tags] => None [thumb] => file_1508149720.jpg [trending_topic] => 0 [trending_comment] => 0 [total_viewer] => 210 [issued] => 0 [author] => Afridany Ramli [username] => Afridany [avatar] => file_1508050429.png [status_name] => published [category_name] => Puisi [type_name] => article [kode_multiple] => [total_comment] => 0 [total_likes] => 0 [created_at] => 2017-10-16T17:28:40+07:00 [updated_at] => 2018-09-30T20:22:52+07:00 [deleted_at] => ) [process_time] => 158.803807ms [status] => 200 )