Gantung

Afif Luthfi
Karya Afif Luthfi Kategori Inspiratif
dipublikasikan 09 Agustus 2016
Gantung

Beberapa hal yang saya observasi rata-rata kenapa dia menggantungkan kamu:

1. Belum Mapan
Entah ukurannya materi kah seperti sudah punya pekerjaan, gaji yang cukup, rumah sendiri, mobil sendiri, tak pernah jelas ke mana arah "mapan" ini. Kadang dalam beberapa kasus, bagi laki-laki yang sudah punya penghasilan dan kendaraan tetep aja bilangnya pengen mapan dulu. Sampai kapan? Menuju mapan bersama-sama bukankah lebih manis. Perlu diperhatikan adalah kemapanan pikiran & kedewasaan.

2. Belum Lulus
Ya, sudah. Studi dulu. Tapi jangan nge-tag akhwat dengan bilang "Kamu jangan nikah sama yang lain, tungguin aku sampai lulus." Studi ya studi. Dia bukan siapa-siapanya kamu. Dalam beberapa kasus, setelah studi kemudian sang pria memberikan syarat lain, "Nanti ya kalau sudah dapat kerja", nanti dan nanti...

Cinta datang mempersilakan atau mengikhlaskan. Jika kamu sudah siap tapi dia belum siap, menunggu adalah pekerjaan menukar usia yang paling rentan dengan kedatangan sosok yang lebih baik bagi dia. Tidak ada yang bisa menjamin selama menunggu itu hati tidak terkotori oleh aktivitas tidak syar'i di antara keduanya.

3. Belum Diizinkan Orang Tua
Kalau ini banyak alasannya:
- Bukan satu suku
- Kakak belum menikah
- Dinilai belum dewasa
- Dinilai belum mandiri
- Belum kelar studi
- Belum ada yang cocok

Hayo, kira-kira menurut kamu bagaimana solusinya?

4. Penjelajah
Dia bukan berarti tidak siap menikah, tapi dia sedang mengoleksi daftar perempuan selain kamu. Alasannya terlanjur cinta. Tapi yang di Utara lebih baik, yang di Selatan lebih cantik, yang di Barat lebih cerdik, yang di Timur urusan ngobrol lebih asik. Akhirnya pas ditanya "Kita jadi nikah gak, sih?" dijawab "Aku istikharah dulu, ya"

Banyak banget yang diistikharahin. Dan cerita berlanjut tanpa berkesudahan...

Gantung.

Afif Luthfi