Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 19 Maret 2018   09:12 WIB
REZEKI SUDAH ADA YANG NGATUR

Begitu, kata orang.
Toh memang benar.

Rezeki manusia memang sudah ada ketentuannya. Sudah ada waktu, banyak, dan bagaimana-bagaimananya. Mau gak mau, akan terjadi. Mau kita melakukan A, B, C, yah tetap akan begitu. 

Sudah takdir. Salah satu rukun iman yang perlu kita yakini.

Sebagai manusia, kita hanya diminta berusaha. Ini bukan seberapa banyak yang kita peroleh di dunia. Ini sudah tentang seberapa besar pahala, bekal akhirat yang bisa kita tabung dari usaha itu.

Banyak orang yang usahanya mati-matian, tapi yah dapatnya segitu-itu saja. Ada juga yang usahanya tidak seberapa, tapi ia bisa dapat banyak sekali, ada.

Bukan lagi tentang banyak-sedikitnya, ini tentang bagaimana kita memperolehnya. Dengan cara baik atau tidak ?

Kalau rezeki yang didapat sudah ditentukan dari dulu sebelum kita lahir, untuk apa kita mengusahakan sebegitu kuatnya? sampai-sampai harus melalaikan perintah pemilik semesta ?

Berusaha sebaik-baiknya.
Memohon kepada-Nya sebanyak-banyaknya.
Lalu, syukurilah yang diterima.

Semoga Allah cukupkan segala sesuatunya untuk teman-teman semua.

(Mohon maaf kalau pengertian saya pada rezeki tidak sesuai dengan teman-teman. Pengertian saya baru segini. Semoga jika ada yang berkenan memberi pengertian yang lebih, monggo)

Karya : Afifah Maya Iknaningrum