Cinta atau Nafsu

afif mustofa
Karya afif mustofa Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 16 Maret 2016
Cinta atau Nafsu

Cinta atau Nafsu

Part 1.

Tak terasa waktu cepat berlalu, kisah cinta yang penuh dengan ironi dan aku mulai sadar atas apa yang ku lakukan, namun ku tak sanggup untuk menahan nafsu yang sangat membara ini, mungkin nafsu itu terpuaskan namun dibalik kepuasan itu, apakah ku akan mendapat kebahagiaan? Ucapku dalam hati. Aku sangat bodoh karena telah menodai kekasih ku sendiri tapi kenapa ku sulit untuk menghentikannya, bergegaslah ku meninggalkan lisa yang tak lain adalah belahan jiwaku, sebelum kebuasan ini menghancurkannya. Lisa pun tercengang akan sikap ku yang tiba-tiba menjadi dingin.

?say, apakah kamu lagi memikirkan sesuatu?? Tanya lisa?enggak kok? jawab ku.?emmt, gitu ya...?. Tapi kenapa dia bertanya seperti itu, mungkinkah dia menyadari bahwa aku akan meninggalkannya.. ucap ku dalam hati.

Dalam kenang hati bahagia, dalam tenang hati terluka. Terluka karena cinta yang terselimuti nafsu belaka.cinta memang indah tapi apa gunanya keindahan jika terselimuti oleh kegelapan. Mungkin akan lebih baik jika ku tak bersamanya dengan begitu kegelapan ini takkan terus mengahantui. Cinta yang tumbuh karena suka kini berakhir dengan duka.

?Emmb, kira-kira bagaimana ku menyampaikan kabar ini, tak sanggup jika ku katakan langsung dan tak mau juga jika ada orang lain yang tau tentang ini selain kami berdua.? Ucapku dalam hati, ?Oh iya, kenapa tidak ku sms aja dia aja, mungkin itu yang terbaik?

Kriiing....kriiiing....bunyi ringtone sms lisa...

?Sayang... Maaf atas segala yang terjadi, untuk sementara ku akan pergi untuk memperbaiki diri, jaga dirimu baik-baik ?ya.. aku sayang kamu, sampai berjumpa lagi?

Keindahan yang kau berikan kini hanya tertinggal rasa, Aku mencintaimu karena ku ingin bukan karena kau kaya, kau pandai ataupun segalanya, karena cinta ku padamu tak pandang teori. Tapi kenapa kau pergi... tiadakah berartinya diriku buwatmu, ataukah kau hanya memanfaatkanku. Cinta yang kita bangun bersama kini hanya menjadi dongeng belaka.

Apa maksudmu berkata seperti ini.... ucap lisa dalam hati...

?Sayang... Maaf atas segala yang terjadi, untuk sementara ku akan pergi untuk memperbaiki diri, jaga dirimu baik-baik? ya.. aku sayang kamu, sampai berjumpa lagi?

Sebenarnya apa yang engkau inginkan?..... baiklah jika itu yang engkau inginkan.... maka ku akan melakukannya, aku akan memnunggumu sampai kau kembali ke sisiku, tanya lisa dalam hati.

?Hari demi hari ku lewati dengan penuh keindahan bersama teman-teman, semuanya pun terasa kembali seperti sedia kala, seperti saat ku awal mengenalmu.... aku senang meski hanya bisa memandangmu, ku tenang saat didekatmu meski ku belum tau rasa diantara kita. Berbunga-bunga rasanya ketika ku ingat hal itu, ingin rasanya ku kembali ke waktu itu, Ke waktu yang penuh dengan kebahagiaan.? Ucap lisa

Seiring berjalannya waktu? rasanya ku ingin kembali untuk melihat lisa, karena ku merasa sudah mendapatkan apa yang ku cari. Dan ku rasa ku sudah mampu mengendalikan kebuasan ini. Akhirnya ku putuskan untuk pulang, saat ditengah perjalanan ku tak sengaja melihat lisa yang sedang bercanda ria dengan seorang laki-laki. ?Siapakah dia..? (laki-laki yang sedang bercanda dengan lisa) aaargh, kenapa ku berpikiran buruk pada lisa, mungkin itu sahabatnya.? Ucapku dalam hati.

Ke esokan harinya, sepulang kuliah ku pergi ke fakultas lisa untuk melihat keadaannya, setelah sekian lama ku tinggalkan dan tak sengaja lagi ku melihat lisa bercanda ria dengan laki-laki kemaren yang ku lihat sebelumnya. ?Sebenarnya apa yang sebenarnya terjadi disini? Mungkinkah semua ini hanya kebetulan? Ataukah lisa sudah lupakan aku? mungkinkah lisa sudah cari pengganti gara-gara aku tinggal pergi? ucapku dalam hati

?Bentar-bentar kalau gak salah kan lisa punya sahabat. Owh iya carla kan sahabat karibnya lisa, mungkin carla tau apa yang sebenarnya terjadi saat ini khususnya hubungan antara mereka? gumam ku

Ringtone sms masuk.......

?Carla, kamu sekarang dimana? Tanya ku,

?Aku di Kampus nih, ada perlu apa ya?

?Ada hal yang ingin ku bicarakan ke kamu, Bisakah kamu ke kantin sebentar? ? tanya ku

?Apa? sekarang! Oke-oke aku kesana sekarang?. Jawab carla

Tak lama kemudian carla menemui ku di kantin. Kami pun berbincang-bincang, Setelah udah agak lama ku bertanya tentang hubungan seorang lelaki yang sedang dekat dengan lisa.

?Sebenarnya siapa sih cowok yang lagi deket sama lisa?? tanyaku

?Owh, itu ya.. dia Zaky, kenapa e ? cemburu ya??

?enggak kok, Cuma pengen tau aja? jawabku

?Tapi yang ku tau mereka udah saling kenal sejak kecil, dan zaky itu suka sama lisa sejak SMA, tapi aku gak tau mereka itu udah jadian apa belum, tapi yang pasti lisa tau kalau zaky menyukainya.? sahut carla terus terang

?emtzzz gitu ya, makasih carla. Kamu memang yang terbaik? Jawabku

? Carla, kamu mau pesan apa nih, aku traktir deh...? tanyaku

?mmb, emang kamu punya uang?

?kalau masalah uang pasti ada lah, silahkan pesan aja snack yang kamu suka nanti aku bayarin deh..? jawabku

Carla, udah selesaikah pesen snacknya? Tanyaku..

?Udah kok, makasih ya....?

?Nitip ini ya buwat lisa, sampai berjumpa lagi carla...? ucapku

Sepulang kuliah carla memberikan barangnya langsung kepada lisa. ?Ini apa e? Dan dari siapa? ?Tanya lisa ke carla, ??Buka aja, nanti juga tau?. Dan lisa pun penasaran tentang isi dari barang tersebut, berdebar-debar hati lisa ketika hendak membuka barang itu, kemudian terlihatlah sebuah surat. ? surat, tersentak hatiku, ini mengingatkanku dia, ada apa dengan ku? Kenapa tiba-tiba ku teringat tentangnya lagi...,? Ucap lisa dalam hati ku bukalah surat itu.

Dear my lovely

Sayang maaf karena ku tak bisa menemuimu, maaf karena ku tak bisa datang saat kau butuh diriku, maaf karena ku tak bisa warnai hidupmu, ku begitu cinta dan menyayangimu, tiada hari tanpa memikirkanmu. Tapi mengapa kau tega padaku, tega menduakan ku, tega membagi cintamu, mana janjimu? Mana kesetiaanmu?...

Engkau begitu indah dimataku dan kini kau begitu suram dimataku, pahit lidah ini ketika menyebut namamu, tak sanggup diriku bila harus menbenci dirimu namun ku juga tak sanggup bila harus bersamamu, tergores hati ini? karenamu.

Kini kau dan aku hanya tertinggal serpihan kenangan.

?Pergi....pergi lagi, tak tau kah engkau bahwa aku sedang menantimu, kau pergi tanpa permisi, kau putuskan tanpa diskusi, dan ku rasa cintamu hany ilusi..? terang lisa setelah baca surat...

?

  • view 233