Diantara

Ajen Feriandi Kurniawan
Karya Ajen Feriandi Kurniawan Kategori Puisi
dipublikasikan 08 Maret 2016
Diantara

Demikian lah hakikat antara, acap kali menjadi desah, menjadi marah, menjadi resah menjadi gelisah mana kala rindu memaksa hati berkecimpung dalam sendu bilurnya. Adalah juga karna adanya rindu itu aksara akan menari dalam carik membetuk rima dalam bait-bait puisi tentang luap perasaan yang bermuntahan meninggalkan luruhnya meski ia akan kembali terisi, sebab rindu tak lebih adalah mataair yang terus mengalir dimata kita sedang hati tak lebih hanya wadah yang menampungnya. Dan diantara itu juga kita kerap meninggalkan rindu setelah kita merasa bosan, setelah rindu memaksa kita berhenti memberi jedah pada nurani sekejap lalu kita akan kembali bersuah dalam rindu yang basah,
Pun diantara itu tak urung kita mengencoh rindu dalam janji-janji tuk bercengkrama dalam hari yang biru yang akan kita jelang dalam kala kita. Percayalah diantara kau dan aku masih ada rindu yang ku selimuti dalam lenaku, ku jaga dalam huru-hara, dalam doa-doa.?Untukmu lah mengapa ku biarkan waktu membawaku diantaramu, diantara simfoni kenyataan tentang rindu yang bermadu. Aku percaya kelakmu akan membawamu diantaraku menyandarkan rindumu padaku sembari menatap senja yang kububuhi dangan puisi-puisi bagimu. Entah lah aku terlalu mudah menulis rindu padahal pun kita tahu rindu itu tak sesempit kertas putih yang membatasi kalimat. Kita tahu rindu itu teramat membentang pun jika seluruh kata kita tumpah untuk menindih rindu. Tak kan bisa rindu tak kan pernah sarat oleh kata. Tak ada yang mampu menulis kalimat sebanyak rindu-rindu yang membajirinya. Diantara kau dan aku selalu ada rindu itu, selalu!

?

  • view 103