Pak Presiden HILANG

Haifa  Afifah
Karya Haifa  Afifah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 November 2016
Pak Presiden HILANG

"Tolong, Presiden telah hilang"

"Kemana hilangnya? kok bisa presiden hilang?"

"Tidak tahu, sebab sudah ada ribuan orang yang hadirpun, Presiden tidak menyambut dengan baik. bukankah satu orang tamu saja harus dimulyakan"

"Mungkin Pak Presiden bingung sebab butuh uang miliyaran untuk menjamu ribuan tamu itu"

"Kami membawa makanan sendiri, kami tahu jamuan untuk ribuan orang sangat merepotkan"

"Kalian baik sekali, lantas pak presiden, tak jua menyambut barang satu perwakilan pun?"

"Benar sekali, jadi kami kira presiden benar-benar menghilang"

"Seharusnya kita segera mengajukan keterangan orang hilang"

-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Sekitar enam tahun lalu, sebagai seorang pemimpin saya pernah kedatangan masa yang cukup merepotkan. Saya tak pernah dijelaskan apa yang membuat mereka menghadap dan meminta saya untuk menghadiri undangan. terdengar kabar yang hampir dipastikan benar. Kabar itu menjelaskan bahwa saya akan "Dibantai".

Mengingat hal itu, rasanya saya merasa bego. karena berani-beraninya datang seorang diri untuk "dibantai" oleh bawahan sendiri. Tapi saat itu yang saya pikirkan adalah apa yang melatarbelakangi "pembantaian" tersebut sangat samar. 

Setelah sampai di tempat bak di ruang sidang, saya dicerca dengan kata-kata kasar tak berprilaku. Tak satu orangpun mampu menjelaskan kesalahan saya. Rupanya mereka hanya terprovokasi oleh seorang oknum yang ada dendam dengan saya, sebab kepercayaan Wakasek masih ada pada saya.

Jadi saya kira sebagai seorang pemimpin, jangankan mendapat undangan baik-baik, undangan semacam ancaman saja harus dihadapi. terlebih kita sebagai pelayan bagi orang-orang yang kita pimpin, sudah sepatutnya mendengar dan membawur dengan masyarakat.

Saya tak mau berprasangka yang bukan-bukan sebab berita yang katanya presiden tak muncul-muncul dan tak ada sekalimatpun dalam menanggapi pendemo yang sudah bersusah payah mendatangi Istana. Jadi saya anggap saja kalau presiden mungkin telah hilang.

 

sumber gambar: http://gungrivaldi.tumblr.com/