Yang Sederhana Saja

Aditia Vita
Karya Aditia Vita Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 Juni 2016
Yang Sederhana Saja

W : “Jadi laki-laki yang seperti apa?”

A : “ Yang seperti apa ya.. Yang sederhana sajalah, menurutmu?”

W : “Kata mereka mantan-mantanku dan yang sekarang pun Ganteng.. Mungkin itu standarku. Meski pun nanti aku bekerja, tak masalahkan kalau aku menambahkan standarku Kaya? Dan lagi, beriman. Kalau mendapatkan yang lebih mungkin hanya bonus saja.

A : “Wah.. Sempurna sekali standarmu”

W : “Harus ganteng biar aku betah dirumah plus memperbaiki keturunan, harus kaya dong aku nggak mau anak-anakku berjuang sepertiku sekarang, and then aku pun ingin bahagia dunia akhirat. Kamu, kenapa hanya sederhana? Bagiku kamu nggak ada yang kurang, mengapa hanya sederhana?

A : “Hahahaha.. Kamu melihatku begitu? Hemm.. Ada yang bilang bahwa diluar sana mungkin banyak yang melihatku tak ada celah bahkan bisa dibilang mengagumkan, padahal sebenarnya aku adalah orang yang paling butuh perbaikan, orang yang harus banyak bercermin dan dibimbing, mungkin itulah mengapa aku meminta yang sederhana saja kepada Tuhan”

W : “Sederhana seperti apa makasudmu?”

A : “Entahlah.. Sederhana saja karena nanti aku takkan menuntut banyak, setiap kali akan meminta setiap kali pula aku menyadari siapa diriku. Meski setiap hari memperbaiki diri kurasa itu takkan cukup menutup celahku dimata Tuhan, jadi yang sederhana saja.. Insyaalloh cukup”

W : “Kamu memang mengagumkan”

  • view 94