Naif

Cahya Dyanti
Karya Cahya Dyanti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Agustus 2016
Naif

Ada katup pemisah antara ragu dan hasrat

Kali ini hasrat menjadi pemenang

Berlomba dengan waktu, memenangkan kompetisi ragu dan hasrat yang tak layak untuk beradu

Hati was-was tetapi juga berhasrat

Sarat akan hasrat, hanya hasrat

Bukan untuk pengharapan

Berjalan tiga jam, berpacu dengan waktu, berjalan di bawah terik, berdiri ikhlas dan kokoh tetap memandang ke depan

Demi memenuhi hasrat tuk berjumpa

Selebihnya, lima belas menit menjadi sebuah cerita yang harusnya bisa dipendam saja tak untuk diungkap

Berbincang tentang jodoh

Begitu pun kamu mengiyakan apa takdir Tuhan untuk pendampingmu

Begitu pun aku menutup rapat mulut saat kamu bertanya tentang ia yang bukan kamu

Sekejap dunia berhenti berputar

Antara hasrat dan takdir

Kali ini bukan ragu, karena ku tlah menemukanmu

Takdirmu bukan untukku begitu pun takdirku

Jalan yang kita lalui setelah lima belas menit mundur berbeda

Sekalipun hati masih berhasrat, takdir tak pernah menyela

Takdir akan tetap pada pendiriannya

-KRL Jakarta Kota, 7 Agustus 2016-

 

  • view 137