Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 8 Juni 2016   21:19 WIB
Pupus

Aku hanya sebatang korek yang menanti api agar nyalaku terangimu

Malam, ku takut kepalaku tak cukup mampu tuk menggantikan sinarNya

Tiada yang dapat ku perbuat

Ku harus menjagamu sembari ku tunggu penjual bergerobak yang setia dengan tungku usangnya

Hanya meminta sedikit bara agar nyalaku menghangatkanmu

Tapi mengapa tak kunjung datang, wahai penjual?

Di hari yang kian larut

Meski kau tenang dalam penantian, aku gelisah

Aku bersalah

Menunggu ku benci, kini kau mencaci

Pupus sudah, pergilah kau mencari terang yang lain

 

Karya : Cahya Dyanti