Bersyukur adalah Cara Kita Menikmati Hidup

Adi Maulana Triadi
Karya Adi Maulana Triadi Kategori Inspiratif
dipublikasikan 07 Februari 2018
Bersyukur adalah Cara Kita Menikmati Hidup

Secangkir kopi telah menemaniku di pagi ini, sejenak aku memikirkan teman-temanku yang sedang berada di tempat asalnya hingga tahun baru selesai. Sedang apa mereka? Apakah sedang larut dalam kegembiraan menyambut tahun baru atau kah ada yang sedang berjuang untuk melawan kesedihannya? Semoga dimanapun mereka, tetap dalam lindunganNya, aamiin. Pada tulisan kali ini, aku ingin memberikan sebuah perbandingan yang aku alami sendiri pada dua tahun lalu dengan hidupku yang sekarang.

Dua tahun lalu, sebuah cerita hebat dimulai di mana aku dipercaya oleh teman-temanku untuk menjadi ketua angkatan pada salah satu jurusan di kampusku ini. Sebuah tanggung jawab yang memiliki cerita dan pengalaman berharga didalamnya. Dua tahun yang lalu pun di mana aku mulai beralih dari kebiasaan yang sering dilakukan di SMA yang sekarang harus mulai perlahan diubah ketika memasuki lingkungan perkuliahan, di mana kita bertemu orang-orang baru dari berbagai daerah yang mana adaptasi sangatlah penting bagi aku dan teman-temanku dalam menghadapi perkuliahan selama 3 tahun ke depan nantinya.

Namun, ada yang aneh dalam hidupku. Kenapa hidupku selalu gelisah di dua tahun yang lalu? Kenapa setiap aku melakukan sesuatu sangatlah lelah dan tidak menikmatinya? Ada apa? Seperti contohnya ketika melakukan sesuatu dan tiba-tiba aku selalu berpikir “kok hidup dia enak ya ga kaya gini”, “kalau aja hidupku seenak dia, kayanya udah seneng deh” dan keluhan lainnya.

Ternyata, ungkapan di atas lah penyebabnya. Hidup kita merasa lelah karena kita ketika melakukan sesuatu masih kurang atau lupa untuk bersyukur akan yang kita nikmati sekarang. Belum tentu hidup orang lain yang kita anggap enak itu ternyata baik untuk dirinya, bisa saja dia malah menginginkan hidup yang seperti orang lain. Jadi, intinya sesibuk, sesenang, atau sesulit hidup kita janganlah lupa untuk menyusukurinya, bisa jadi apa yang sedang kita rasakan atau jalani saat ini adalah hidup yang sedang diinginkan oleh orang lain disekitar kita. Karena dengan bersyukur, hidup kita akan jadi lebih bermakna dan kitapun akan lebih menikmati hidup. Kenapa lebih bermakna? Karena dengan bersyukur adalah sebagai bentuk terima kasih kepada Sang Pencipta . Jadi sekecil apapun hal yang kita alami, bersyukurlah agar apapun yang kita dapatkan akan menjadi lebih bermakna.

Mengapa aku bisa bilang begitu? Karena di dua tahun selanjutnya, aku sering mengobrol empat mata dengan orang-orang sekitarku, ternyata mereka mempunyai jalan hidup yang sangatlah sulit, ada yang sedang harus menjadi tulang punggung di keluarganya karena ayahnya sedang sakit di luar kota sana, lalu ada pula yang harus rela pulang cepat dan tidak menikmati waktu kumpul lama dengan teman-temannya di kampus karena harus menemani ibunya yang sedang sakit. Adapun yang harus selalu berusaha kuat dan tegar ketika di kampus dan di dalam organisasi padahal situasi di rumahnya bisa dikatakan sedang dalam keadaan yang sangat sulit. Dari situ lah hidupku berubah, di situ lah aku berpikir dan mulai bersyukur. Ternyata hidupku yang seperti ini belum ada apa-apanya dibandingkan mereka, ternyata hidupku masih masih bisa dikatakan sangat beruntung dengan mereka.

Terkadang kita membutuhkan sebuah gambaran nyata untuk bisa memaknai sesuatu, sepertinya halnya untuk bersyukur. Karena dengan bersyukur, hidup kita akan sangat berarti dan bermakna. Jangan menunggu hal besar datang baru kita bersyukur, kita masih bisa bernapas dengan mudah pada detik ini pun itu adalah sebuah hal yang patut disyukuri, karena tidak sedikit orang-orang di luar sana ingin bernapas dengan mudahnya seperti yang kita alami saat ini.

Semoga orang-orang yang membaca tulisan ini dapat bersyukur lebih dari sebelumnya, jangan lah selalu melihat ke atas, sesekali lah melihat ke bawah agar kita senantiasa terus bersyukur menikmati hidup kita.

  • view 19