Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Ekonomi 12 April 2018   20:22 WIB
Jenis Tanaman Bawang

Bawang adalah salah satu penyedap higienis yang hampir ada pada setiap masakan. Karena umbi ini dapat menjadikan masakan semakin lezat.

Biasanya orang hanya megetahui bawang putih dan merah saja. Nyatanya masih tidak sedikit varian bawang yang lain yang terdapat di dunia ini. Tentunya varian dan manfaatnya juga bermacam.
Bawang yang banyak di pasaran yaitu bawang merah. Hal ini dikarenakan cara menanam bawang merah sangat mudah untuk ditanam oleh petani.
Berikut ini merupakan jenis bawang yang terdapat di dunia.
BAWANG MERAH
julukan untuk umbi ini juga ialah bawang berlian atau juga bawang dayak.
Bawang merah sudah umum ditemukan di sekitar kita. Terutama bawang ini sangat besar penggunaannya untuk masakan. Khasiat bawang merah ialah sebagai produk baku masakan dan sebagai obat alami.
BAWANG MUTIARA
Jenis bawang ini memiliki ukuran yang kecil dibandingkan dengan bawang lain.
Rata-rata bawang mutiara dalam penggunaannya bisa di panggang, acar dan tumis.
BAWANG BOMBAI MANIS
Bawang jenis ini sangat menyerupai bawang bombai dalam bentuknya.
Bedanya terdapat pada warna dan rasanya yang sedikit manis dibanding dengan bawang yang lain.
Terdapat bermacam-macam varian untuk bawang bombai ini. Antara lain yaitu jenis vidalia, Bermuda serta walla-walla.
BAWANG BOMBAI KUNING
varian bawang ini banyak didapatkan di Indonesia.
Bisa dikatakan bawang bombai kuning menjadi sebuah bahan yang cocok disetiap masakan.
BAWANG PUTIH
Mempunyai tekstur yang agak lonjong serta berwarna putih adalah bawang jenis ini
Dari rasanya, bawang ini memiiki rasa agak manis.
Untuk kreasi masakan China, biasanya bawang ini jadi idaman dibandingkan dengan lainnya
DAUN BAWANG
Umumnya daun bawang digunakan dalam komposisi masakan dan sauyuran..
Bila di daerah korea, daun bawang sering dijadikan minyak untuk penyedap untuk makanan.
RED UNION
Sebutan lain untuk bawang yang satu ini adalah bawang merah super. Red union mempunyai ukuran yang lebih besar dari bawang merah biasa.
Selain itu bawang ini mempunyai daging yang besar layaknya bawang bombai.
Ciri lain dari Red Union adalah memiliki aroma yang sangat tajam dibanding bawang jenis yang lain. Selain itu juga jenis bawang red union mempunyai rasa pedas.
Red union jarang dijumpai di Indonesia. Dipasar saja, red union hanya ada kurang lebih 8% dari bawang jenis lainnya.

Keunggulan dari bawang ini mempunyai rasa yang sedkit manis dan bentuk mirip bawang dari daerah Italia.

SWEET UNION

Nama lain dari bawang ini adalah Vidalias. Sebab pertama kalinya sweet union tumbuh di kota Vidalia, Georgia.

varian bawang ini umum dijumpai di sekitar bawang manis yang lain.
Baunya kurang tajam, sebagian orang mencapnya dengan kentang union.

biasanya bawang ini dihidangkan untuk hidangan pada salad dan sandwich. Warna yang terdapat pada bawang ini biasanya putih sampai jadi kuning. Bentuk yang dipunyanya adalah gepeng.
WHITE UNION
Umumnya tidak dapat membedakan yellow union dengan white union. Dikarenakan bentuk dengan warna yang dimiliki hampir serupa. Bawang ini memiliki aroma yang sangat tajam.
Selain itu memiliki rasa yang sedikit manis. Bawang ini memiliki daging yang lembut dan kulit yang tipis. Kegunaan white union hamper mirip dengan bawang bombai.
BAWANG MUTIARA
Bawang ini memiliki jenis beragam. Jenis ini yaitu kuning, merah, serta putih. Beberpa ini ialah sebagian karakteristik yang dipunya pada bawang mutiara :
• Bentuknya unik, rapi dan seperti mutiara.
• Rasanya lebih manis dari bawang lain.
• Cara penggunaan dari bawang mutiara banyak digunakan untuk acar atau koktail.
CIPPOLINI ONION
Bawang ini memiliki ciri layaknya piring terbang dan cakram. Persis sekali dengan pesawat alien yang terdapat di film-film.
Kebanyakan bawang ini jadi masakan di restoran-restoran terkenal. Adanya bawang Cippolini ini sudah banyak di supermarket.
Karakter yang dipunya Cippolini Union :

• Memiliki kulit kuning dan tekstur mirip dengan piring terbang
• Memiliki rasa yang manis.
• Cocok untuk masakan contohnya tumisan jamur dan kacang.

Karya : adi kusnadi