Sedang Tidak Baik-Baik Saja

adieb maulana
Karya adieb maulana Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 18 November 2016
Sedang Tidak Baik-Baik Saja

“Sepertinya kita hanya akan membuang buang waktu saja ketika membicarakan tentang negara kita, Indonesia. Bagaimana tidak, setiap kali kita membicarakan suatu masalah yang sedang ada di Indonesia tiba-tiba ada masalah lain yang muncul, padahal masalah yang sedang dibicarakan belum selesai untuk dikupas”. –anonim-

Tapi, aku suka membuang waktuku, untuk kali ini. Untuk sesuatu yang menurutku sangat berarti.

Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Indonesia sedang diuji untuk membuktikan apakah sila ke 3 yang tercantum dalam pancasila terbukti benar atau tidak. Indonesia sedang darurat, namun rumah sakit daerah mana yang menyediakan ruang UGD untuk Indonesia? Sekali lagi, Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

“Siapakah Indonesia?apakah kamu  mengenalnya dengan baik?”, Tej bertanya kepada Jet

 Lalu, Jet pun menjawab, “Aku tidak mengerti siapakah Indonesia itu sebenarnya, yang aku tahu hanyalah Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki beribu pulau, sehingga daerah-daerah di Indonesia dari barat ke timur di pisahkan oleh lautan-lautan. Dan Indonesia hanyalah negara yang aku tinggali saat ini. Ya, hanya sebatas itu  aku mengenal Indonesia. Tapi aku senang sekali berada di Indonesia, Indonesia memiliki berbagai macam suku dan beribu kebudayaan, sehingga aku bisa mengerti banyak hal, dan tentunya aku bisa mengenal banyak orang walaupun kita berbeda suku, karena Indonesia warganya sangat ramah-ramah, tidak suka marah-marah”.

Aku tahu, perbincangan di atas hanya akan membuang waktu saja. Karena pada paragraph pertama ini pun ada sebuah kutipan yang jelas-jelas membicarakan tentang bodohnya kita yang membicarakan Indonesia.

Lalu Tej pun bertanya kepada Jet lagi “apakah kamu mengenalku dengan baik?”

“Tentu saja, aku ini teman mu. Sudah lama sekali kita berteman. Sejak dari awal kita sering melakukan bersama-sama. Suka duka telah kita hadapi bersama. Sampai sekarang, kita pun berada dalam kampus yang bersama. Kini kita masih tetap berjuang bersama untuk meraih mimpi kita masing-masing, ah kamu ini selalu saja lucu Tej, pertanyaanmu membuatku sedikit kaget” begitu lah jawabannya Jet sambil terkadang menunjukkan gigi nya lewat senyumannya.

“Lalu, apa yang kamu lakukan ketika aku sedang tidak baik-baik saja?”Tej bertanya lagi kepada Jet untuk yang kesekian kalinya

“kamu sedang tidak baik-baik saja saat ini Jet?mari ikut denganku, aku akan menghiburmu, membuatmu tersenyum dan membuatmu seakan akan kamu sudah melupakan masalahmu. Mari, aku tidak ingin temanku sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja”, ajak Jet, lalu mereka berdua pergi ke suatu tempat, entah Jet akan mengajak Tej kemana.

Lantas, kini bangku taman yang tadi di tempati oleh Jet dan Tej kosong. Kini hanya sebuah perbincangan angin kepada angin yang tak tahu arahnya. Ia hanya ingin membicarakan kegelisahannya selama ini, tentang berbagai hal yang sudah ia lihat dan rasakan, untuk negeri kita, Indonesia. Tanpa kita Indonesia tidak ada apa-apanya, tanpa Indonesia kita hanyalah  manusia yang tidak mengerti apa-apa. Manusia purba yang hanya sekedar ingin melanjutkan hidupnya dengan mencari makan dan tempat tinggal.

Aksi 411 dan pengeboman yang terjadi di Samarinda, itu cukup membuat Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Cukup memperlihatkan jika bangsa kita sedang di uji persatuannya. Mungkin dengan ada nya kejadian tersebut warga Indonesia diperingatkan untuk tetap mengingat sila ke-3 yang berisi “Persatuan Indonesia”, supaya pancasila bukan hanya sekedar pajangan dinding di setiap ruang kelas.

Jika dilihat dari sumpah pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928, lautan yang memisahkan berbagai pulau yang ada di Indonesia bukanlah suatu alasan mengapa negara kita tidak bisa bersatu. Walaupun kita terpisah dengan jarak yang lumayan jauh, isi sumpah pemuda sangat menguatkan dan sangat meyakinkanku bahwa persatuan di Indonesia sangatlah bisa terjadi.

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe,tanah Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe bangsa Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Lantas, masihkah kita berusaha untuk memecah belah negeri kita sendiri?dan mengingkari sumpah pemuda?

Indonesia sedang tidak baik-baik saja, lantas sekarang marilah kita sama-sama mengingat tentang pancasila dan sumpah pemuda. Sebuah pondasi bangunan Indonesia yang tidak seharusnya dilupakan atau bahkan dicampakkan begitu saja oleh bangsa Indonesia. Nyatanya Indonesia merupakan negara yang kaya, negara yang kaya akan keindahan alamnya, kaya akan sumber daya alamnya, jangan sampai kita merusak warisan nenek moyang kita yang terdahulu dan membiarkan cucu kita mewarisi warisan yang tidak seharusnya kita wariskan kepada mereka.

Jet, sangat mengerti Tej dan menghiburnya saat Tej sedang tidak baik-baik saja. Karena Jet sangat mengenali Tej. Lantas sekarang Indonesia sedang tidak baik-baik saja, apa yang akan kita lakukan?semoga kita semua masih tetap ingin memperjuangkan negara yang tidak begitu sempurna ini.

Angin yang sedang berada di taman sangat sejuk sekali, entah mungkin karena cuaca sore kali ini cukup pas ditambah dengan cahaya senja yang menghangatkan. Taman tersebut begitu indah sekali jika dilihat di sore hari, banyak orang yang senantiasa bermain satu sama lain, bahkan ada yang mencoba berkenalan satu sama lain, mencoba mengajak main agar tidak merasa kesepian. Mencoba memahami perbedaan yang ada di antara mereka, karena perbedaan itu indah, lebih indah lagi jika kita saling mengerti perbedaan yang terjadi di antara kita. Dan lihat, mereka semua terlihat bahagia di taman tersebut. Taman yang di isi oleh orang yang ramah dan tidak suka marah-marah, seolah olah ketentraman dan kedamaian senantiasa menaungi taman tersebut.

Sore itu ditutup dengan hangatnya sinar Senja, Tej dan Jet entah sedang pergi kemana. dan angin yang tak tahu arah akhirnya lega karena telah menuangkan kegelisahannya di dekat bangku taman yang di naungi oleh ketentraman dan kedamaian.

  • view 231