Kemanakah sosok pemimpin di Indonesia?

adieb maulana
Karya adieb maulana Kategori Motivasi
dipublikasikan 28 Januari 2016
Kemanakah sosok pemimpin di Indonesia?

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi. "Mereka berkata, Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu? "Dia berfirman, "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
(Q.S. Al-Baqarah: 30)

Sedikit mengutip dari ayat Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 30. setiap kita adalah pemimpin, entah itu pemimpin perusahaan, pemimpin suatu organisasi ataupun nanti kelak ketika sudah menjadi pemimpin keluarga. tetapi dari semua hal itu adalah kita seorang pemimpin untuk diri kita sendiri

coba tebak apakah orang lain tahu apakah yang akan kita lakukan besok, dua hari kemudian, seminggu kemudian, setahun kemudian?tentu orang lain tidak akan pernah tahu, kita sendiri lah yang tahu apa yang akan kita lakukan nanti nya. itulah mengapa kita ini menjadi pemimpin untuk diri kita sendiri, karena kita yang tahu dan kita bisa menyuruh tubuh kita, entah menuju ke kebaikan ataupun ke dalam keburukan.

"aku dulu berniat ingin mencalonkan ketua BEM di fakultasku, tapi aku takut kalau nanti aku tidak bisa apa-apa, aku bingung nanti nya mau ngapain".
"ah aku gak bisa apa-apa, masihi kalah saing sama si dia, dia bagus banget cara memimpin nya, sedangkan aku masih butuh banyak belajar"

Ironis, pernyataan yang muncul di atas banyak sekali bermunculan di lingkungan ku berada. entah apakah ia tidak tahu bahwa ia sebenarnya sudah menjadi pemimpin sejak dahulu ataukah ia memang tidak ada sifat kepemimpinan sama sekali. padahal negara kita sangat sekali membutuhkan sosok-sosok pemimpin masa depan terutama berharap kepada golongan anak muda. nyata nya yang diharapkan hanya bisa mengeluarkan pernyataan di atas. semua hanya pasrah terhadap hasil pemilu yang ada dan pada akhirnya setiap hasil yang sudah ada, mereka hanya bisa mengkritik tanpa memberikan solusi, mencaci tanpa perduli akan apa yang terjadi, mengoceh seakan ia lah yang paling benar diantara semua, bahkan di atas presiden sekali pun. beginikah sosok-sosok harapan bangsa Indonesia?kalaupun iya lebih baik di tutup saja Indonesia seperti hal nya warung-warung makan di pinggir jalan.

ketika kamu sudah tidak peduli lagi terhadap negara ini, lantas apa yang akan kau lakukan di negara ini?. sadarlah bahwa kamu adalah sosok pemimpin, pemimpin-pemimpin yang nanti nya bakal mengubah Indonesia menjadi semakin maju.

"ketika sosok pemimpin di dunia ini habis, maka lebih baik binatang lah yang memimpin dunia ini"

  • view 199