Aku Sedang Berjalan

Adi Prayuda
Karya Adi Prayuda Kategori Puisi
dipublikasikan 08 Maret 2016
Aku Sedang Berjalan

Aku sedang berjalan...
Menapaki jalan yang terkadang..
Terkadang lurus
Terkadang terjal
Terkadang berliku
Terkadang curam
Terkadang licin
Terkadang berbatu
dan terkadang aku pun berhenti untuk
menghela napas sejenak
Ada yang tetap melaju sambil melambaikan tangan,
mengajakku untuk terus berjalan bergabung dengannya
Ada juga yang menepuk pundakku seraya berkata,
"Istirahat dulu saja sebentar, disini sejuk, belum tentu
kita dapatkan tempat seperti ini lagi di depan sana..."

Masih beristirahat dan sambil meneguk segelas air,
aku melihat raut-raut wajah
Ada yang tampak tegang dan terus berjalan ke depan
tanpa menoleh sedikitpun ke kiri dan kanan..
Ada juga yang melompat-lompat kegirangan tanpa memperhatikan
langkah kakinya..
Ada yang santai sambil memasukkan tangannya di saku celana
dan tak hentinya tersenyum, seolah-olah
dia tahu betul medan yang akan dilaluinya..
Ada yang berlari kencang sambil sesekali mengelap
wajahnya yang penuh dengan butiran-butiran keringat..
Ada yang berjalan cukup lambat, dan terus mengeluh,
"Untuk apa melanjutkan perjalanan ini? Aku capek, aku ingin berhenti!
Tidak ada seorang pun yang tahu pasti apa yang ada di depan sana.
Untuk apa ini semua??"
Ada juga yang dengan hati-hatinya berjalan sambil bibirnya bergumam,
"Satu..dua..tiga..empat..lima..enam..tujuh..delapan"
Ada yang baru saja terjatuh karena kakinya tersandung batu,
namun dengan segera bangkit dan melanjutkan perjalanan..
Ada juga yang sedang menangis memegang kakinya yang terkilir..

Aku masih menatap raut-raut itu,
Entah aku harus meniru salah satu raut itu
atau memilih menciptakan sendiri raut yang khusus,
Tak berapa lama seseorang yang ada di sampingku,
yang menepuk pundakku itu berkata,
"Teruslah berjalan, sesekali engkau boleh berhenti
seperti ini bila lelah, namun pastikan, berjalanlah dengan dua hal
agar langkahmu terasa ringan: kakimu dan hatimu.

Hidup bukan hanya tentang perjalanan kaki,

Tapi juga perjalanan hati,

Bukan hanya tentang yang paling cepat,

Tapi juga yang paling dekat..

Mungkin kita akan dipertemukan di tempat peristirahatan yang lain, mungkin juga tidak,
walaupun jalan yang kita tempuh berbeda, namun aku yakin kita sedang
menuju cahaya yang sama!"

?

***

Foto diambil dari :?m.kidnesia.com

  • view 190