Kita dan Hujan

Adi Prayuda
Karya Adi Prayuda Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 10 Februari 2016
Kita dan Hujan

Semakin dewasa, kita semakin membenci hujan. Padahal dulu kita pernah tertawa di bawah rintik hujan dari langit yang sama, Kawan. Bajumu basah, bajuku juga basah. Namun, kita tetap saja nyengir bersama ingus kita masing-masing. Dan kita berdua sudah tahu bahwa beberapa menit ke depan, di dalam rumah yang berbeda, kita akan sama-sama tertunduk terpaku sambil mendengarkan omelan ibu kita masing-masing. Omelan yang akan memberhentikan kita berhujan-hujanan hari itu...tapi tidak?besok, Kawan. Besok memiliki hiburannya sendiri, permainannya sendiri, keindahannya sendiri.
?
Kau tahu apa yang paling indah dari air hujan, Kawan? Air-air itu akan terus mengalir ke tempat yang lebih rendah dan terbang bersama sinar mentari walaupun tahu rasanya jatuh berkali-kali. Lalu kau pasti protes bahwa air dan manusia itu berbeda..fitrahnya air memang seperti itu..sedangkan manusia berbeda. Tidak semua orang nyaman mengalir ke tempat yang lebih rendah, dan tidak semua orang juga cepat bangkit ketika terjatuh. Ah..aku kenal betul tabiatmu yang suka protes ini, Kawan. Itulah yang membuat kita tetap berkawan. Bukan karena engkau tidak memiliki sifat yang aku tidak sukai, tapi karena aku bisa menerima hal itu, dan engkau juga melakukan hal yang sama akan sikapku yang tidak kau sukai.
?
Oh ya, sebelum aku lupa, Kawan..apakah kau tau apa yang dikirimkan langit kepada bumi ketika hujan? Bukan hanya air, tapi juga bayangan wajahmu.


  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    1 tahun yang lalu.
    Catatan redaksi : Tulisan ini bagus bukan hanya karena pesannya yang sangat dalam mengenai persahabatan, makna hidup dan kasih sayang. Penulis menggunakan bahasa yang juga sederhana, singkat, tidak bertele-tele, namun menyentuh. Metafor-metafor sederhana juga menjadi bumbu penyedap yang keren. Bagi sebagian orang, butuh perenungan sejenak untuk meresapi maksud tulisan itu.

  • Lucky Widyawati
    Lucky Widyawati
    1 tahun yang lalu.
    Bukan hanya air, tapi juga bayangan wajah mu *hujan mengkristalkan kenangan dengan baik, tulisannya manis

  • Rizky Kurniawan
    Rizky Kurniawan
    1 tahun yang lalu.
    nice

  • Aydi Rainkarnichi
    Aydi Rainkarnichi
    1 tahun yang lalu.
    saya suka hujan, saya suka hujan, tapi tak suka dengan banjir.. hehehee..

  • Ira Wahyu  Widya
    Ira Wahyu  Widya
    1 tahun yang lalu.
    Tidak semua orang nyaman mengalir ke tempat yang lebih rendah, dan tidak semua orang juga cepat bangkit ketika terjatuh.