Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 22 Agustus 2016   11:59 WIB
Perjalanan Hati

Kelak kau akan mengerti, Nak..kehidupan itu tidak selalu berjalan selaras dengan apa yang sekedar kau inginkan, tidak selalu sesuai dengan buku yang kau baca, tidak persis sama dengan apa yang orang-orang katakan kepadamu...Kau berhak memaknai kehidupanmu sendiri, dengan persepsimu sendiri, dengan kelapangan hatimu sendiri. Dunia hanya seluas lapangnya hatimu dan seindah makna yang kau bentuk dengan pikiranmu.

Jelajahilah dunia bukan hanya dengan buku yang kau pegang saat ini, namun dengan kedua kakimu, kedua tanganmu, kedua mata, telinga, dan semua anggota badanmu..melangkahlah ke tempat dimana hatimu nyaman untuk berada. Dengan begitu, semua tempat akan menjadi rumah bagimu. Karena rumah adalah tempat dimana hatimu berada, tidak peduli engkau sendirian atau bersama orang lain. Kemudian, berilah lengkung terbaik yang dimiliki bibirmu, agar semesta juga tersenyum kepadamu.

Suatu saat nanti, dalam perjalanan hidupmu, mungkin kau akan menemukan orang-orang yang menyukai dan menghargai apa yang kau lakukan. Mungkin juga kau akan dipertemukan dengan orang-orang yang tidak menyukaimu, yang menghujatmu, dan yang tidak bisa menghargai karya yang kau hasilkan. Dan memang kita hanya akan bertemu dengan dua jenis orang ini, orang yang bertugas menumbuhkan kesyukuranmu dan yang menumbuhkan kesabaranmu. Keduanya penting bagi kedewasaanmu, Nak.

Belajarlah..dan raihlah apa yang kau inginkan. Namun ingatlah selalu, bahwa hidup bukan hanya tentang meraih, bukan hanya tentang mengumpulkan, dan bukan hanya tentang berlari menuju segala yang kau impikan. Makna hidup yang sesungguhnya justru akan kau dapatkan saat engkau mampu menyelami momen saat ini, sebagai satu-satunya saat yang kau miliki. Hiduplah dengan bahagia, walaupun bisa saja kesedihan bertamu sesekali waktu. Gunakan kesedihan untuk melihat kehidupan secara mendalam, dan gunakan kebahagiaan untuk melihat kehidupan secara meluas, kemudian melangkahlah dengan kaki dan hatimu.

Hidup bukan hanya perjalanan kaki, tapi juga perjalanan hati.

Karya : Adi Prayuda