Teh di dalam Cangkir

Adi Prayuda
Karya Adi Prayuda Kategori Inspiratif
dipublikasikan 24 Juli 2016
Teh di dalam Cangkir

Pernah minum teh, kan?! Kita mendekatkan cangkir ke bibir kita, menyeruput air tehnya perlahan-lahan, setelah cukup, kita letakkan lagi cangkirnya. Pertanyaan pertama, apakah air teh di dalam cangkir tadi berkurang? Sangat mudah, jawabannya iya, berkurang. Pertanyaan kedua, apakah air tehnya berkurang? Jawabannya tidak!

Air teh di dalam cangkir memang lebih sedikit dibandingkan awalnya karena kita meminumnya, tapi air tehnya, secara keseluruhan, tetap. Beberapa bagian ada di dalam cangkir, beberapa bagian lainnya ada di dalam tubuh kita. Ini keliatannya sederhana, tapi menjadi penting ketika kita menarik konsep ini ke dalam aspek kehidupan kita yang lebih luas.

Ketidakbahagiaan yang kita rasakan seringkali dipicu oleh sebuah sudut pandang bahwa 'ada yang telah berkurang atau bahkan hilang' dalam hidup kita. Kita berfokus pada 'apa yang telah hilang', 'apa yang belum dicapai', ketimbang pada 'apa yang masih ada' dan 'apa yang sudah dicapai'. Kita berfokus hanya melihat 'air teh yang ada dalam cangkir', alih-alih melihat 'air teh secara keseluruhan'.

Tidak mudah memang, dan tidak cukup dengan mata. 'Air teh dalam cangkir' bisa dilihat dengan mata, tapi 'melihat keseluruhan air tehnya' membutuhkan pemahaman yang lebih dalam. Jadi, apa yang kita lihat 'berkurang' dalam hidup kita mungkin saja sedang 'berpindah tempat' atau 'bertransformasi' menjadi bentuk yang lain, menjadi pemahaman, menjadi pengalaman, dan mungkin saja menjadi cerita lucu yang bisa diceritakan setelah move on. :)

Kamu udah minum teh atau masih leyeh-leyeh?

***

Gambar dikutip dari: http://capslocknet.com/