Percakapan Tentang Pisang, Cinta, dan Tuhan

Adi Prayuda
Karya Adi Prayuda Kategori Inspiratif
dipublikasikan 07 Mei 2016
Percakapan Tentang Pisang, Cinta, dan Tuhan

"Bisakah kamu menjelaskan rasa sebuah pisang?" tanya seorang guru kepada muridnya.

"Ehmm...ya seperti pisang, Guru..bila sudah matang, manis rasanya, terkadang untuk jenis pisang tertentu ada sedikit rasa asamnya," jawab sang murid, sedikit kebingungan dengan pertanyaan gurunya.

"Apakah manisnya seperti manis gula?" tanya sang guru sambil tersenyum.

"Bukan Guru. Ya manis pisang, bukan manis gula," sang murid semakin kebingungan.

"Bagaimana manis pisang itu?" tanya gurunya lagi.

"Guru bagaimana sih..manis pisang ya manis pisang..tidak bisa dijelaskan..siapapun yang pernah makan pisang pasti tau manis pisang itu seperti apa," sang murid mulai kehabisan kata-kata untuk menjawab pertanyaan gurunya.

"Oh, jadi orang harus mencobanya dulu baru mengerti?"

"Iya Guru..susah menjelaskan rasa pisang kepada orang yang belum pernah makan pisang. Kenapa Guru mempertanyakan ini?" tanya sang murid penasaran.

"Untuk sesuatu yang bisa kita lihat, bisa kita sentuh, bisa kita cium, bahkan bisa kita makan pun, kita masih kesulitan menjelaskan rasanya. Apalagi sesuatu yang tidak nampak dan hanya bisa kita rasakan; seperti cinta, kebahagiaan, Tuhan. Kata-kata memiliki keterbatasan dalam menjelaskan tentang sesuatu. Sebuah uraian tidak sama dengan yang diuraikan. Kata-kata "manisnya pisang" berbeda dengan "manisnya pisang itu sendiri". Selalu ada jarak antara sesuatu dan definisinya. Selalu ada jarak antara keduanya, antara konsep dan realitasnya. Kalau kita sadari ini, bahwa kata-kata tidak pernah secara utuh menyatu dengan yang dijelaskannya, mungkin akan banyak konflik yang bisa kita hindari. Kita seringkali berkonflik pada tataran kata, bukan?! Banyak orang yang masih mengagungkan kata, daripada esensinya. Banyak yang masih menyembah kata, alih-alih jiwa. Sampai disini, apakah kamu mengerti?"

"Iya Guru, saya mulai memahaminya. Sama seperti cinta. Semua definisi tentang cinta bukanlah cinta itu sendiri."

"Ya, kamu mulai menangkap maknanya. Semua uraian tentang cinta bukanlah cinta, tetapi konsep cinta. Dan konsep cinta bukanlah cinta itu sendiri. Kamu tidak bisa jatuh cinta hanya karena tau arti cinta, bukan?! Cinta hadir tanpa definisi. Cinta hadir dengan dirinya sendiri, kita yang mendefinisikannya. Semua uraian tentang kebahagiaan pun bukanlah kebahagiaan, tapi konsep kebahagiaan. Begitu pun semua uraian tentang Tuhan adalah konsep Tuhan. Banyak orang yang terjebak dengan kata-kata, dengan konsep-konsep, dengan definisi-definisi, kemudian mereka saling bertikai karena definisi yang berbeda-beda itu. Padahal, mungkin saja, kata-kata yang mereka kemukakan bukanlah hasil pengalaman mereka sendiri, namun pengalaman orang lain. Mereka belum 'makan pisangnya', namun seolah-olah tau rasa 'manis pisang itu'. Orang-orang yang sudah 'makan pisang' tidak akan berupaya sekuat tenaga menjelaskan bagaimana rasa pisang kepada orang yang belum pernah memakannya. Mereka akan lebih memilih untuk menuntun orang-orang 'memakan pisang' daripada membombardir dengan definisi-definisi tentang rasa pisang. Ada jurang yang dalam antara "mengetahui" dan "mengalami". Seindah apapun kata-kata yang digunakan untuk menjelaskannya, tidak akan membuat orang-orang yang bertanya itu paham. Mungkin dengan definisi mereka akan tau, tetapi mereka tidak paham."

"Terimakasih Guru, saya kini paham maksud dari semua pertanyaan Guru tadi."

***

Gambar diambil di: hello-pet.com

 


  • Intan Retma
    Intan Retma
    1 tahun yang lalu.
    Wawww, dalam sekali kak.
    "Tentang Sebuah Pisang" kita bisa belajar banyak hal. Aku paling suka bagian "Kata-kata memiliki keterbatasan dalam menjelaskan tentang sesuatu. Sebuah uraian tidak sama dengan yang diuraikan"
    Absolutely right
    Salam kenal dari Intan

  • Haniska Virginia
    Haniska Virginia
    1 tahun yang lalu.
    "Kata-kata memiliki keterbatasan dalam menjelaskan tentang sesuatu. Sebuah uraian tidak sama dengan yang diuraikan". "Semua definisi tentang cinta bukanlah cinta itu sendiri". wahh ini bagus sekali. Takjub

  •   Kurirperasaan063
     Kurirperasaan063
    1 tahun yang lalu.
    Wawwweehh, dari pisang bisa sekeren ini mantap

    • Lihat 2 Respon