Tentang Tamat

Silmi Kaffah
Karya Silmi Kaffah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 Februari 2016
Tentang Tamat

Tam (artinya : Sempurna) >> abis belajar waqaf dan ibtida? ceritanya.

Kalo di dunia perfilman yaa, kalo tamat berarti sudah berakhir, sudah sempurna diceritakan isi filmnya baik itu sad maupun happy ending.

saya berfikir kalo tam artinya sempurna, berarti tamat adalah akhir yang sempurna. kalo akhirnya gak indah/sempurna berarti belom tam-at. ((dalem hati bener juga kadang meme meme buatan anak anak galau itu *adesotoy))

kita harus coba lagi coba lagi dan lagi sampai akhirnya indah~

untuk menjadi tamat yang indah itu gak mudah. pasti ada ujian akhir ya bukaaan? semakin tinggi orang tersebut akan semakin besar cobaannya. makannya ada yang bilang semakin tinggi pohon semakin kencang anginnya.?

*makanya kalo naek pohon jangan langsung tinggi tinggi dulu, kudu berproses punya bekal/pegangan, biar gak kaget pas ketemu angin gede :v* #apaansihde

Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya? (Al Baqarah : 287).


ini ada sebuah kisah Teladan, tentang ending gak indah alias Su?ul Khotimah. (Naudzubillahimindzalik)

Cerita yang saya tulis ini berdasarkan dari yang pernah saya dengar, semoga kita bisa menggambil hikmahnya. Kurang lebih mohon maaf bila ada kesalahan tulisan dalam cerita ini, kiranya kawans bisa mengkoreksinya. Begini ceritanya,?dengan gaya bahasa saya ya :

Pada jaman Nabi Musa. Terkenal seorang Kyai Barseso?saking shalehnya dengan ijin Allah Subhanahu Wa Ta'ala di beri kemampuan di atas rata-rata manusia pada umumnya, seperti dia bisa berjalan di atas air, bisa terbang, dan masih banyak lagi lainnya.

Singkat cerita: Kyai Barseso di goda iblis dengan segala tipu dayanya. karna, menurut iblis kepada Kyai Barseso, gak ada sensasinya kalo ibadah terus~ taat terus~ tanpa ada kesalahan. kan, kalo ada salah tobatnya bisa lebih bener bener getuuuuu, mohon ampunnya berasa lebih deket istilahnya~?

Iblis, memulai menggoda dengan menunjuk seorang janda dan anaknya.?

Iblis : Hei, Baseso. Coba kau bunuh saja Ibu itu.

Baseso : Jangan, membunuh itu dosa besar.

Iblis : yaudah, Cekek aja anaknya.

Baseso : Jangan, kasihan anak anak kecil tak berdosa.

Iblis : Yaudah gimana kalo minum arak,?itu dosa ringan dan mudah di ampuni oleh Allah

Baseso : Baiklah.

Eeeeehh, akhirnya dilakuin juga oleh Kyai Baseso. Gegara minum minuman yang berakhohol, malah membuat si iblis menjadi lebih mudah menggoda Baseso. Tanpa Baseso sadari, ia telah Membunuh anak kecil itu, dan Ibunya yang sebelumnya ia gauli terlebih dahulu. Lengkap sudah dosa yang Baseso perbuat, namun si iblis masih belum puas ngekek kegirangan.

Ketika Baseso menyesal, iblis menawarkan agar Baseso dibantu iblis untuk meminta ampun kepada Allah SWT.

Baseso : Apa yang harus aku lakukan?

Iblis : kamu bersujud kepadaku (mengakui tiada Tuhan selain saya (iblis)?

Akhirnyaa, pada saat itu meninggallah si Barseso dengan tidak membawa iman islam. Astagfirullah? Barseso akhirnya meninggal dengan Su'ul Khotimah.

Jadi, jangan pernah meremehkan hal yang kecil. Banyak perkara besar berawal dari yang kecil, dan banyak amalan kecil menjadi besar karena niat.?Kyai aja bisa tergoda apa lagi kita kita, tapi emang level iblisnya beda beda ya buakn cuma mie pedes aja yang ada levelnya. yang lempeng lempeng ajadah. inget hidup sudah embuh jangan dibuat embuhradul lagi~


?

?

Semoga kita bisa bertemu di jannah nya, Aamiin.

Img Src : klik disini

Ade Irawati

  • view 261