cinta indah

Much Adam
Karya Much Adam Kategori Inspiratif
dipublikasikan 11 Juni 2017
cinta indah

Untuk para laki-laki, calon pengantin, baik laki-laki atau perempuan.

Baca ... Untuk merenungi diri kita

Coretan ini mudah2han bermanfaat bagi kita semua aamiin. Saya adalah seorang laki-laki mempunyai anak 3 dan saya besarkan sendiri dengan kemampuan yang ada pada saya, dan sudaj pisah dg mantan istri sy 7 tahun yang lalu, brharap kehidupan yang lebih baik, dengan ditemani pendamping hdp trbaik, diawali dengan prtemuan sy dengan seorang perempuan yg baik yg bernama indah, qta diprtemukan secara tidak sengaja pd suatu kegiatan hibah honorer waktu itu, meskipun cukup sulit mendekati dan memiliki beliau, tp akhirnya beliau menerima saya sbg pacarnya. Seiring waktu harapan dan semua pembicaraan tentang kehidupan masa depan dan rumah tangga bergulir sehingga kita berdua berusaha memperbaiki diri dan kehidupan serta penghidupan untuk masa depan, pada perjalannya saya diberikan kesempatan untuk mengikuti test cpns, meskipun kami berdua tidak pernah menyangka akan ada hal seperti itu dikehidupan kami, dan tibalah  pelaksanaan tes sebelumnya indah (pacar saya) berkata, " aq doakan engkau lulus sayang, dan klo pun tidak diterima jd pns tidak apa apa, rizki itu datangnya dr mana saja " meskipun hal itu adalah hanya kata2, dalam pemikiran saya ah mungkin indah bicara seperti itu hanya utk menguatkan hati saya saja, agar saya tidak kecewa apabila tidak diterima, dalam hati saya berdoa, ya allah, luluskan hamba dalam tes ini, angkat harkat derajat hamba mu ini dan sesungguhnya tiada hadiah yang terbaik untuknya selain kelulusan cpns".. Selama perjalanan menuju tempat tes air mata saya tidak henti2nya menetes, karna hati trus berdoa. Saya pun sampai ke tempat tes dan mengerjakannya semampu dan sekuat otak saya berfikir, setelah itu sy pulang. Setelah hari itu beberapa bulan kemudian muncul lah pengumuman..alangkah bahagianya saya ketika nama saya tertera pada no urut cpns...bergegas saya kabari indah "sayang, aq diterima cpns" dengan senang dia berkata "alhamdulillah" tapi sebentar2 aq fikirin dl " entah apa yang indah fikirkan tp ada yang saya bingungkan, kenapa rawut wajahnya seolah2 bingung, tapi ngga saya hiraukan sekali, karna saya larut dalam kebahagiaan itu. Singkat cerita sy sudah diangkat jadi pns dan ditempatkan disalah satu sekolah, yang alhamdulillah sekolah itu adalah sekolah anak saya, jd saya fikir bisa kerja sekaligus menjaga anak2 waktu berlanjut masalah mulai datang, karena sekolah itu dimana anak saya belajar, mantan istri saya kadang kadang menengok anak saya, dan itu menjadi masalah, indah tidak mau hal itu terjadi dan cemburu nya pun saya rasa wajar dan manusiawi..akhirnya..saya putuskan pindah ke salah satu dinas, alhamdulilah masalah trsebut teratasi. Seiring berjalannya waktu di tempat kerja yang baru saya nyaman dan berusaha beradaptasi alhamdulillah dalam bekerja nyaman, kemudian munculah masalah kembali, saat itu sy diberikan kepercayaan untuk melaksanakan suatu kegiatan bersama rekan2 sekerjaan, panitia tidak semua laki2 ada jg perempuan, brjalan dengan smua kegiatan tersebut ada rekan kerja sy perempuan yg suka telpon, sms atau hingga saya kebingungan harus seperti apa karena dalam bekerja dg rekan harus nyaman, dengan fikiran seperti itu saya fikir tidak jd hal yg berat yg penting pekerjaan saya beres. Tapi dengan pemikiran seperti itu justru itu lah benih permasalahan yg tidak saya sadari, dr mulai itu prmasalahan bermunculan, apapun itu jadi masalah..indah mulai sering marah besar kepada saya, terkadang kami dalam sebulan ada hampir 3-4 kali bertengkar..selama 5 tahun berhubungan hal itu sering terjadi., hampir saya salah arah..tapi saya yakin indah tidak serta merta marah-marah dan dia tidak ingin calon suaminya berbohong ataupun melakukan kesalahan yg merugikan untuk kami berdua... Beberapa waktu kemudian..indah izin pindah ke bogor. Pertama tdk saya izinkan..tapi karna alasannya nanti kita hdp disana, saya fikir oh mungkin bersiap2 untuk pernikahan kami, dan saya ungkapkan jg kepada dia apakah seperti itu, jawabnya iya, tp sminggu sekali aq pasti tengok kamu ke bandung ya. Katanya.jawab aq iya. Selama beberapa bulan secara intens indah dtg ke bandung, dengan memakai bis, saya khwatir takut ada apa2 dijalan baik berangkat atau pun pulang dari bandung.

Setelah indah dibogor banyak sekali prmasalahan2 yg datang silih berganti, dr terakhir indah datang bulan agustus sampe januari tahun ini sehingga saya trkadang kerepotan karna tidak ada org yg bisa ajak sy bertukar pikiran seperti dulu adanya indah disini, hingga usaha yg saya rintis pailit, malah saya harus mencicil kerugian kepada pihak pemodal,  tidak punya uang sepeserpun, tidak punya hp atau pun android. Kekantor pun saya harus jalan kaki. Hingga akhirnya 2 bulan kemudian saya mulai bangkit kembali.

Suatu saat saya berniat pergi kebogor, namun nyatanya indah telah mengirim pesan inbox melalui facebook tglnya saya lupa bulan januari tahun ini yg isinya " dia minta maaf dan mendoakan tentang hal trbaik untuk kmi brdua" saya hanya mngucapkan..alhamdulillah ya allah dia tidak sakit atau pun marah, tidak lama indah messenger saya..dan mempertanyakan knp hp g bs dihubungi, knp foto2 kita brdua dihapus, trus dia bilang katanya mau rujuk. Serentak hati saya berdegup kencang, ungkapan yang sulit sekali saya ucapkan antara senang dan bahagia, bingung sekaligus marah mendengar ada kata kata saya akan rujuk, saya jawab..tunggu sayang..ada apa ini siapa yg bicara seperti itu? Indah jawab mantan istri kmu, aq hubungi katanya seperti itu, saya jawab, saya ga pernah berbicara dengan mantan istri saya, malah trakhir dia mw nikah dg org lain, indah trdiam seolah2 tidak percaya dan bingung, kemudian dia berbicara lagi " kata mantan kmu bulan puasa udah sama anak anak berarti sm kmu!", dan gara2 itu semua saya menikahi laki2 lain...saya terperangah seperti disambar petir..dan berucap istghfar, astaghfirullah haladzim..

Ada seseorang yang memfitnah saya sebegitu kejamnya, ya allah blm cukup kah ujian mu ini untuk ku, terbesit semua kejadian dari bulan desember, januari, februari dan maret, dimana saya mengalami masa masa sulit, jangankan untuk membeli handphone atau android, nomor hp pun sampe hangus karna tidak di isi pulsa. Sakit hati ku ya allah. Saya trdiam sebentar, dan bertanya sama siapa?.. Indah menjawab sama teman aku...saya paksa dia buat nikahin aku karna aq dipaksa harus nikah. Serentak saya jawab...sekaligus bertanya... Knapa ga cari aq? Knpa ga berusaha mencari kebenarannya dari aq! Aq yang selama ini berharap, berdoa untuk qta berdua..agar kita cepat-cepat nikah, malah trakhir kali kmu telpon aq kmu tanya" punya uang berapa bwt nikah" aq jawabkan aq punya uang 10 juta..trus kmu suruh aq puterin uangnya ke usaha biar nambah. Itu yang aq pegang dr ucapan kamu..knp kmu ambil keputusan seperti itu?, ga lama indah terdiam..dengan muka kecewa dan bingung karna dia mempercayai yang telah trjadi, dia sadar kalo dia sudah mengambil keputusan yang salah, karena terprovokasi dan terpengaruhi kabar yang tidak benar. Setelah pembicaraan itu kami sepakat bertemu minggu depan untuk bertemu dan berbicara sekaligus melepas rasa rindu kami berdua setelah sekian lama kami tidak bertemu.

Minggu depan nya saya bersiap berangkat ke bogor utk menemui indah...dan setelah saya sampai ditempat kmi sepakati sekitar jam 15.00 untuk bertemu, satu jam berlalu hingga tidak sy sadari sudah hampir 4 jam saya menunggu, bergegas saya masuk mobil dan brangkat menuju rumahnya..trlihat kerumunan dari kejauhan saat saya akan memasuki komplek prumahan dimana indah tinggal, saya tidak hiraukan sekali karna yang ada difikiran saya hanya indah..ingin rasanya segera memperlihatkan diri kepada indah bahwa diri saya ada. Tidak lama kemudian saya parkirkan mobil dijalan, karena kerumunan orang orang keluar dari mesjid dekat indah tinggal. Kemudian saya percepat langkah kaki saya menuju rumah orang tua indah. Alangkah kagetnya saya...sewaktu melihat kerumunan orang-orang dari mesjid tersebut ternyata membawa masuk jenazah.hati dan fikiran saya campur aduk bertanya tanya siapa yang meninggal. Saya ucapkan assalamualaikum..saya lihat, ayah anda inda, ibunda indah, adik-adik indah, dan ada laki-laki disebelah adiknya indah. Segera ayahanda indah datang memeluk saya berkata dengan terbata-bata " maafkam semua kesalahan de indah ya de " serentak saya memeluk ayahanda indah dan tidak terasa saya menangis keras..saya katakan " mana indah ayah, mana indah" telunjuk ayahnya mengarah pada jenazah yg td melewati saya. Saya tertunduk lesu melihat jenazah seseorang yang saya cintai, yang saya sayangi..saya peluk erat indah...maafkan aq sayang ku, maafkan aq yang 3 bulan kemarin  tidak tahu betapa merana nya hati kmu...tidak habis-habisnya saya berteriak memanggil indah. Hingga ibunda indah memeluk saya..beliau berkata "relakan de, relakan..indah sudah tenang sekarang.., de indah sakit, tapi tidak pernah mengeluh sedikit pun..dia sakit dari mulai hipertensi, gula, dan maag kronis yang diderita nya..tadi jam 12 alamarhumah menghembuskan nafas terakhirnya..

 

Rekan-rekan dari kisah saya ini, saya hanya menitipkan, jangan sampai kejadian serupa trjadi pada diri rekan rekan, cukuplah hanya pada saya, cintai dan berusaha lah kepada orang yang kita cintai, perlihatkan agar dia yakin kita ada, jangan tunggu waktu untuk mempersunting calon istri kita, tapi waktu lah yang menunggu kita untuk segera menikahi calon istri kita, dan satu lagi apabila kita mendengar kabar baik itu dari siapa pun yang melemahkan niat kita, sebaiknya ta'bayun (selidiki kebenaran kabar tersebut) atau klarifikasi kebenarannya.

  • view 38