Apa Yang Sudah Kita Berikan Untuk Islam Saat Ini?

Achmad Zulfikar
Karya Achmad Zulfikar Kategori Motivasi
dipublikasikan 20 Juni 2016
Apa Yang Sudah Kita Berikan Untuk Islam Saat Ini?

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kali ini saya akan coba menceritakan sebuah kisah..

'Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan islam. Pemimpin yang menaklukannya adalah sebaik-baiknya pemimpin dan pasukan yang dipimpinnya merupakan sebaik baik pasukan' (H.R. Ahmad)

Berdasarkan hadits itulah banyak sekali pemimpin muslim yang mencoba menaklukkan benteng tebal Konstantinopel. Akan tetapi, pemimpin mulai dari Muawiyah bin Abi Sufyan hingga sampai bani Abbasiyah tak mampu menembus benteng kokoh tersebut. Adalah Sultan Muhammad Al Fatih yang mampu menaklukkan benteng itu. Singkat cerita, beliau menggunakan ide gila untuk menjebol benteng kokoh nan tangguh Konstantinopel, yaitu dengan menarik 70 kapal perangnya melewati bukit agar mampu mencapai teluk yang berada di Konstantinopel. Setelah penaklukan itu, beliau mengislamkan Konstantinopel dan mengganti namanya menjadi kota Istanbul.

Saya selalu menyukai cerita ini. Bukan karena keberhasilan beliau, melainkan karena perjuangan beliau yang gigih dalam mewujudkan hadits rasulullah. Beliau hingga kini adalah salah satu tokoh inspirasi dalam hidup saya. Masih ada lagi tokoh islam yang melakukan gebrakan besar terhadap dunia. Contohnya saja, Ibnu Sina. Beliau memang tidak menaklukkan apapun, namun kontribusinya dalam dunia kedokteran tak perlu ditanya. Ada lagi Sultan Harun Al Rasyid yang menjadikan islam sangat maju dalam dunia ilmu pengetahuan. Semua tokoh itu adalah tokoh yang selalu menginspirasi hidup saya.

Terkadang setelah membaca kisah tentang orang-orang tersebut saya berpikir, betapa bangganya mereka ketika di surga kelak bertemu dengan Rasulullah. Mereka dapat membanggakan dirinya di hadapan beliau. 'Ya Rasulullah, lihatlah prestasi saya di dunia sana. Saya telah membantu banyak orang, saya telah mewujudkan perkataan anda Ya Rasululla..' Mungkin itulah yang akan mereka katakan.

Sedangkan saya? Pantaskah saya bertemu beliau nanti? Apa yang patut saya banggakan terhadap beliau? Saya selalu ingin menangis ketika teringat hal ini. Mengingat bahwa lebih banyak hal buruk yang saya lakukan daripada hal baiknya.. Mengingat tak ada satu pun yang saya lakukan yang dapat saya banggakan kelak di hadapan Rasulullah.. 

Aah.. Sungguh nista diri kita.. Kita sering sekali menyakiti orang lain, ghibah, melakukan banyak kecurangan dalam hidup kita.. Kita sibuk terhadap diri kita sendiri, tanpa mempedulikan masa depan agama.. Seharusnya kita malu dengan semua itu.. Lihatlah prestasi para cendekiawan islam dahulu.. Bandingkan dengan kita sekarang.. Apa yang sudah kita lakukan untuk agama kita ini? Seharusnya kita malu dengan semua itu..

Karena itu, ayo mulailah berubah.. Mulailah menjadi pribadi yang lebih baik, pribadi yang mampu dibanggakan oleh banyak orang sehingga kelak ketika kita bertemu Rasulullah di surga nanti(aamiin) kita mempunyai sesuatu yang dapat kita banggakan di hadapan beliau.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Malang 20 Juni 2016

Achmad Zulfikar

  • view 124