Dear Skripsi Warriors, Jangan Lupa Bahagia !

Abdul Mukti
Karya Abdul Mukti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 19 Februari 2016
Dear Skripsi Warriors, Jangan Lupa Bahagia !

Hallo,
Apa Kabar Skripsimu ?? Ehh, Maksudnya bagaimana kabar kamu ?? Bagaimana pula kabar mu Mbloo ?? Semoga kamu gak lagi merasa kesepian ya mbloo, karena kini kekasih baru mu (baca:skripsi) akan selalu setia menemani mu kemana pun kamu pergi... Cieeeeehhh
Seperti biasa, bagiku tak ada topic yang paling menarik selain membahas kehidupan kaum tuna asmara yang kini sedang berjuang keras (mendapatkan jodoh) memindahkan tali toga. Lupakan sejenak tentang isu-isu sensitive dan kontroversial, tentang LGBT, tentang kereta cepat Jakarta-Bandung yang akan dibangun untuk memfasilitasi para cukong Asing & Aseng yang siap berkompetisi disegala lini, jangan lupa Mblo, Bahwa MEA sudah dibuka sejak awal tahun 2016. Terkait LGBT, sikap saya tetap sama : Menolak Keras LGBT !! Karena sesungguhnya Jomblo lebih Mulia dari LGBT, Titik. Hidup Jomblooo.. !!!
Persetan semua dengan mereka pembela LGBT !! mereka mengatasnamakan HAM, tapi mereka abai dengan fitrah manusia itu sendiri, kan ngeheeek. Dari sisi agama pun tidak dibenarkan. Jelas betul, qath?iyah dalalah nya, dalam surat al-Hujuraat ayat 13: ?Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa?.? Ayat ini menampik mutlak adanya manusia ?jenis tengah?, entah gay atau lesbi. So, biarlah urusan LGBT dan Kereta cepat ini menjadi urusan bapa-bapa pengamat sesuai dengan kompetensi nya, dan para pejabat yang berkepentingan. Semua sudah ada porsi masing-masing, saya sih cukup bahas jomblo sajalah, karena saya sadar, bukan kapasitas saya membahas hal tsb, perlu kajian mendalam dan penelitian lebih lanjut yang harus didasarkan pada kaidah-kaidah keilmuan yaitu rasional, empiris dan sistimatis. Kata mas Prof. Dr. sugiyono dalam buku metode penelitian :2013 . *Koreksi kalo saya salah ya pa dospem* :)
Oke, balik lagi ke topic utama, bagi para skripsi warrior pekan ini merupakan pekan yang cukup menegangkan, iya meneggangkan. Karena Meraka Skripsi Warrior harus mempresentasikan dan mempertanggung jawabkan dihadapan dewan penguji dalam Seminar Proposal yang sudah dijadwalkan. Kata temen-temen sih Semprop itu menyeramkan, lebih serem dari uji nyali . gituuu ! Bayangin aja, dia mau makan, Inget Semprop ! Mau tidur inget Semprop ! mau makan sambil tidur ?? Gak boleh lah, Pamali tau ! Klo ditinjau dari aspek psikologi, jelas ini sangat mengganggu, dikhawatirkan akan menurunkan produktivitas kalian, sampe-sampe lupa bahwa kalian harus bahagia. Maka hal yang harus kita lakukan adalah Revolusi Mindset !! *Jreeng..jreeeng*
Menurut pengalaman saya yang sudah melewati tahap ini, semprop itu biasa aja . Tidak se-menyeramkan yang ada dalam pikiran kalian. Tetapi tidak bisa dipungkiri, saat sudah berada didalam ruangan tentu saya juga merasa deg-degan, ini wajar karena saya masih hidup. Coba klo jantung anda tidak deg-degan ? Mungkin saya akan mengucapkan turut berduka cita. Hehe
Tapi Beneran, Revolusi Mindset itu penting kawan ! Sebelum Semprop, saya menyakinkan diri saya , bahwa saya pasti bisa. Karena saya sudah mempersiapkan ini satu hari 24 jam lebih 5 menit 20 detik, maaf untuk second nya saya lupa. Jadi saya optimis saja. Kemudian saat diruangan , saya memperhatikan keadaan sekitar, dengan seksama, dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Suasana nya emang benaran panas, bukan karena pertanyaan-pertanyaan penguji, tapi karena diruangan tersebut tidak ada pendingin. #Ehh
Hingga tiba giliran saya, dengan langkah gontai saya berjalan kedepan dan mempresentasikan proposal penelitian dengan baik, ya meskipun agak blepotan tapi secara keseluruhan Alhamdulillah lancar. Kemudian setelah itu adalah sesi pertanyaan. Penguji akan melontarkan beberapa pertanyaan. Bagi para kaum tuna asmara, kalian tidak perlu panik saat di kasih pertanyaan. Karena penguji tidak akan melontarkan pertanyaan : ? Kamu Kapan Nikah ? Sudah berapa lama menjomblo ? ? Tidak akan, bahkan tidak mungkin ! tapi jika benar ada pertanyaan seperti itu, berarti pengujinya memang sentiment sama anda, Ketahuilah bahwa penguji hanya akan melontarkan pertanyaan seputar proposal. Titik !
Begitulah Semprop, segala sesuatunya nya akan terkendali jika pikiran kita positive, dalam sebuah seminar mas-mas motivator maaf saya lupa namanya siapa pernah berkata begini: ?Pikiran itu dapat merespon Tindakan? . Jadi dalam pemahaman saya, setiap apa yang kita pikirkan akan berimplikasi terhadap tindakan kita. Finally, Buat kalian para skripsi warriors kalian tidak perlu takut saat mengahadapi seminar proposal. Takutlah saat anda harus menghadap Allah Ta?ala, tapi anda belum punya bekal apa-apa. Klo Semprop mah santai sajalah, santai tapi anda juga harus mempersiapkan juga loh, biar kekinian dan menambah motivasi kalian, coba buatlah status ?Semprop, I?am comiing #kami tidak takut? di semua sosial media yang kalian punya. Selamaaat Mencobaa.. :)

  • view 242