FFA Sukses Redam Kebakaran Sampai 90%, Anderson Tanoto Bangga

FFA Sukses Redam Kebakaran Sampai 90%, Anderson Tanoto Bangga

tania bae
Karya tania bae Kategori Lainnya
dipublikasikan 27 September 2017
FFA Sukses Redam Kebakaran Sampai 90%, Anderson Tanoto Bangga

Anderson Tanoto namanya memang semakin lama semakin familiar di dunia bisnis. Anderson Tanoto sendiri merupakan anak dari pengusaha terkaya di Indonesia yaitu Bpk. Sukanto Tanoto yang kini menjadi pembina Tanoto Foundation dan juga telah memimpin salah satu perusahaan milik Sukanto Tanoto yaitu PT RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper).

Prestasi yang sangat membanggakan didalam dan luar negeri memang ditorehkan oleh Anderson Tanoto. Anderson Tanoto kali ini juga melakukan uji coba FFA (Fire Free Alliance) dan ternyata hasilnya sangat memuaskan. FFA berhasil meredam kebakaran yang kerap terjadi di Riau dan sekitarnya dalam beberapa waktu belakangan sampai 90%. Mengenai hal ini, Anderson Tanoto bersama timnya mengaku akan senantiasa berusaha memberikan yang terbaik untuk negeri dan salah satunya dengan menanggulangi Riau dari kebakaran dengan FFA.

Kesuksesan FFA Redam Kebakaran Sampai 90%

FFA memang 90% sukses dalam meredam kebakaran. Anggota dari FFA yang diprakarsai oleh Anderson Tanoto ini diantaranya April Group, Asian Agri, IDH, IOI Grup, Musim Mas, PM. Haze, Sime Darby dan Wilmar. FFA berdiri pada bulan Februari tahun 2016 lalu dimana FFA berfokus pada tindakan pencegahan kebakaran dengan mendirikan desa bebas api yang berupaya untuk melibatkan dan mengedukasi masyarakat. Anderson Tanoto sebagai direktur Royal Golden Eagle memberikan pernyataan bahwa program Desa Bebas Api terbukti sangat efektif dalam mencegah kebakaran lahan dan hutan karena melalui program ini semua pihak akan diingatkan untuk tidak membakar lahan dan juga hutan.

PT Wilmar sendiri yang juga termasuk salah satu anggota FFA mendirikan 61 desa bebas api di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah pada tahun 2016 yang lalu. Mereka melatih 15 tim pemadam kebakaran di setiap desa dan dilengkapi dengan truk pemadam kebakaran. Jadi mereka tentu akan jauh lebih siap. Hal ini juga telah diungkapkan oleh Gurcharan Singh yang merupakan kepala perkebunan Wilmar.

Di tahun 2017 ini PT Wilmar melakukan berbagai upaya untuk mengurangi jumlah rata – rata insiden kebakaran yang ada di perkebunan Indonesia sampai 50% serta berupaya mengurangi kebakaran di wilayah penyangga yang berada 5 km di luar batas kebun dengan jumlah yang tinggi. Rencananya memang program yang dilakukan ini pada tahun 2017 akan menambahkan 9 desa baru yang telah terdaftar dan 9 desa lain yang akan memasuki tahun ketiga akan menjadi masyarakat tangguh api. Musim Mas Grup sendiri berkontribusi pada gerakan FFA dengan melibatkan 71 desa yang ikut ke dalam kampanye kesadaran bebas api pada tahun 2016 yang juga mencakup wilayah 500.000 hektar. Sebuah bantuan infrastruktur dengan nilai sebesar 25 juta rupiah juga telah diberikan kepada desa yang terbukti bebas api selama 1 tahun program. Kemudian di tahun 2017 ini 5 desa akan ikut serta dalam program masyarakat bebas api secara lebih kompleks dan menyeluruh.

Atas dasar laporan dari FFA sejak tahun 2016, organisasi FFA ini secara cepat bisa memperluas jangkauan pencegahan kebakaran di 218 desa yang ada di sejumlah daerah di Indonesia. Termasuk juga diantaranya terdapat 77 desa yang telah mendaftarkan diri ke perusahaan – perusahaan anggota FFA untuk bisa terlibat dalam program bebas yang intensif pada tahun 2016. Bahkan sampai saat ini, lebih dari 200 desa mencakup luas tidaknya 1,5 juta hektar di sejumlah daerah yang ada di Indonesia turut serta dalam inisiatif berbasis kemasyarakatan yang ada kaitannya dengan langkah pencegahan kebakaran hutan ini.

http://www.calendarone.com/UserProfile/tabid/658/userId/1274665/language/en-US/Default.aspx

  • view 129