MAHASISWA BERPRESTASI SUDAH DEKAT, BEGINI CARA MENYELENGGARAKAN PEMILIHANNYA

Aan Agustan
Karya Aan Agustan Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 09 Februari 2016
MAHASISWA BERPRESTASI SUDAH DEKAT,  BEGINI CARA MENYELENGGARAKAN PEMILIHANNYA

Mahasiswa Berprestasi atau yang dikenal dengan Mawapres merupakan ajang yang diselenggarakan tiap tahunnya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dimulai dari tingkat Departemen, Fakultas, Perguruan Tinggi sampai dengan Nasional. Pemilihan Mawapres terbukti ampuh dalam memunculkan potensi mahasiswa di tiap prodi. Kriteria penilaian Mawapres yang meliputi 1) Indeks Prestasi Kumulatif (IPK); 2) Karya Tulis Ilmiah & Presentasi; 3) Bahasa Inggris/Asing; dan 4) Prestasi/Kemampuan yang Diunggulkan, membuat penilaian menjadi berimbang baik bagi mahasiswa yang condong ke akademik ataupun ke organisasi karena memiliki porsi penialaian masing-masing.

Setiap tahun program studi/departemen menyelenggarakan pemilihan Mawapres baik berdasarkan seleksi berkas saja, seleksi berkas dan presentasi atau bahkan hanya menunjuk mahasiswa yang dianggap layak. Permasalahan yang sempat terjadi adanya sistem penilaian yang berbeda antar satu prodi/departemen dengan yang lainnya walau masih dalam lingkup perguruan tinggi yang sama sehingga menyebabkan perbedaan kualitas antara satu Mawapres dengan Mawapres lainnya.

Berbagai alasan menjadikan pemilihan Mawapres tidak maksimal salah satunya terkait faktor persiapan baik berupa berkas/formulir penilaian maupun standar penilaian yang dilakukan. Terkait standar pemilihan harus menggunakan penilaian versi DIKTI yang dapat diakses melalui www.mawapres.dikti.go.id Terkait berkas saya sudah menyiapkan formulir penilaian yang bisa langsung digunakan oleh panitia pemilihan. Adapun langkah menyelenggarakan pemilihan Mawapres setelah adanya panitia penyelenggara adalah:

  1. Melakukan Sosialiasi Pemilihan, Sosialisasi memiliki peranan yang cukup penting karena masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui apa itu Mahasiswa Berprestasi sehingga ragu untuk mendaftar sebagai peserta. Sosialisasi menjelaskan terkait persyaratan yang perlu dikumpulkan serta tahapan apa saja yang akan dilalui oleh peserta baik secara online maupun tatap muka. Diharapkan dengan adanya sosialiasi ini mahasiswa mampu mengerti terkait Mawapres serta termotivasi untuk mengikuti pemilihan.
  1. Seleksi Berkas, Berkas yang perlu diperhatikan berupa syarat mutlak menjadi peserta yaitu IPK dengan minimal 3.00 serta Angkatan dalam rentang 2012 s.d 2014 untuk tahun pemilihan 2016 ini atau minimal tingkat 2 dan maksimal tingkat 4. Umur tidak boleh lebih dari 23 Tahun per tanggal 1 Januari 2016. Penilaian IPK dan Prestasi/Kemampuan yang Diunggulkan dapat dilakukan oleh panitia dengan catatan menjaga keobjektifan penilaian. Dengan melalui cara tersebut mampu menghemat waktu penilaian Juri sehingga langsung menilai KTI dan Presentasi serta Bahasa Inggris/Asing.
  1. Presentasi KTI, Setelah peserta memenuhi syarat untuk menjadi Mawapres maka langkah selanjutnya adalah melakukan presentasi KTI dengan menggunakan bahasa Inggris/Asing yang juga akan diuji oleh Dewan Juri mengenai gagasan yang diangkat. Presentasi bisa dilakukan secara terbuka yang disaksikan oleh banyak orang maupun tertutup yang hanya terdiri dari Peserta, Juri, dan Panitia Penyelenggara.
  1. Penguman/Tindak Lanjut, Setelah semua tahapan dilalui maka Juri akan melakukan penjumlahan poin dengan bobot IPK sebesar 20%, KTI dan Presentasi 30%, Bahasa Inggris/Asing 25%, serta Prestasi/Kemampuan yang Diunggulkan 25%, peserta dengan skor tertinggi akan dijadikan perwakilan untuk seleksi ditahap selanjutnya. Reward yang diberikan dapat beragam bentuknya baik berupa uang pembinaan, alat yang umumnya berbentuk gagdet, atau bantuan pelatihan untuk persiapan ditingkat selanjutnya.

Iklim pemilihan Mahasiswa Berprestasi perlu ditingkatkan di Indonesia sehingga kualitas yang dihasilkan dapat bermanfaat baik dilingkungan kampus sendiri maupun di Masyarakat sekitar. Penulis sedikit mengkritik sebagian dari hasil pemilihan Mawapres karena sebagian mahasiswa terpilih terkadang hanya membanggakan status saja tanpa memberikan kontribusi yang nyata semisal memberikan bimbingan atau mentoring kepada adik tingkat sehingga mereka mampu menjadi Mawapres selanjutnya. Status akan hilang seiring berlalunya waktu, namun suatu tindakan kecil akan tetap diingat oleh mereka yang mungkin akan mengukir sejarah untuk Indonesia.

Adapun Format Penilaian Mawapres dapat diunduh dilaman berikut:

https://drive.google.com/file/d/0BxUwKJs451T8SVNWUks4WkhkVkU/view?usp=sharing

  • view 448