Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 25 Februari 2016   12:28 WIB
mama

Mama

?

Memurnama hatimu, Mama

Mewaktu keriputmu

Menua matamu

Membuku petuahmu

Memutiara tangismu

Melangit do?amu

Menyamudra ilmumu

Jangan dulu kau pesan kubur, Mama

Tenagaku belum kuat menggalinya

Kelopakku belum sanggup membendung tangisnya

Kepalaku belum muat menampung gelak sedihnya

Hatiku belum tangguh dihajar sendunya

Mama, tiap pertemuan yang sering kuabaikan

Tiada lagi yang kuingat selain lipatan bajuku yang menyisakkan air mata

Tiada lagi yang kusimpan selain senyum paling palsu saat melepaskanku menjelajah mencari ilmu

Tiada lagi yang kukenang selain harapan paling menyakitkan ?tika tangan kita saling melambai

Tiada lagi yang kugalaukan selain saat kau rela berutang mengetuk pintu saudara demi hidupku di rantau

Mama, jika pun luas langit menjelma mulutku

Tak kan cukup syukur terima kasihku ?menghargai pengabdianmu

Mama jangan dulu kau pesan, kubur

Aku ingin kau melihat anakmu dan puisinya menyamudra keliling semesta

Oh, Mama!!

Karya : A taufik122