Pendidikan Lingkungan Hadapi Penghujan

Akmal Faradise
Karya Akmal Faradise Kategori Kesehatan
dipublikasikan 28 Mei 2017
Pendidikan Lingkungan Hadapi Penghujan

Banjir, merupakan salah satu masalah yang sangat familiar ketika musim penghujan datang. Secara umum penyebabnya adalah kenaikan volume air sungai dan kurang baiknya saluran pembuangan air seperti selokan. Tersendatnya sungai dan selokan sering disebabkan oleh banyaknya sampah yang menumpuk dan mengambat aliran air. Hal ini tidak serta merta terjadi karena kurang baiknya saluran pembuangan namun penumpukan sampah di sungai dan selokan lebih banyak disebabkan oleh mental masyarakat yang gampang tangan membuah sampah di sungai atau selokan.

Momen seperti ini; musim penghujan dan rawan banjir, dapat digunakan untuk memberikan pendidikan lingkungan kepada anak-anak sekolah. Tanamkan kecintaan terhadap lingkungan kepada anak-anak. Hal ini dimaksudkan untuk membangun mental yang baik generasi muda. Ajarkan mereka untuk menyayangi bumi dan lingkungan sekitar.

Ajaklah anak-anak untuk melihat sungai di sekitar, utamanya yang terhambat karena menumpuknya sampah. Dengan melihat secara langsung kondisi sungai yang mampet, kesadaran anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan dapat timbul. Tambahkan informasi mengenai dampak buruk dari banjir semisal terhambatnya lalu lintas transportasi, rusaknya barang-barang di rumah dan timbulnya penyakit seperti kutu air bahkan demam berdarah. Akan lebih baik lagi jika mengajak anak-anak untuk membersihkan selokan menggenang di sekitar sekolah.

Satu hal menarik yang bisa dilakukan adalah dengan menanam pohon. Tanamlah beberapa jenis pohon dapat menampung banyak air hujan. Pohon-pohon tersebut dapat bermanfaat sebagai drainase dan sumber ait ketika kemarau tiba. Penanaman pohon penyerap air di musim penghujan memiliki kemungkinan berhasil tinggi mengingat ketersediaan air sebagai sumber kehidupan tanaman tersedia dengan melimpah. Sisi lain pohon juga bermanfaat sebagai pemberi tambahan oksigen dan menekan Efek Rumah Kaca yang berdampak pada revitalisasi ekologi.

Datangnya musim penghujan tidak tentang langkah-langkah akomodasi maslah lingkungan saat hujan, tapi juga memiliki potensi untuk memotong siklus masalah di masa penghujan selanjutnya. Salah satunya dengan pendidikan lingkungan kepada anak-anak.

  • view 33